Mengintip Olahraga Menembak Bersama Fitri Hasta Merdeka, SH

Fitri Hasta Merdeka, SH (foto/istimewa)

Solo, Kabarjoglo.com – Beberapa waktu lalu, majalah Didik menayangkan via online, dan memuat pria asal kelahiran Malang Jawa Timur, alumni fakultas Hukum UNISRI Surarta ini. Dia selain mahir dalam urusan sengketa kasus tanah, juga mengerti dalam soal olahraga menembak. Karena dia sebagai anggota di group Perbakin Malang. Postur tubuhnya tinggi besar, bertato. Sepintas jika kita memandang, orangnya sangar, angker, namun anggapan itu keliru, orangnya ramah dan komunikatif. Supel dan suka menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan. Hobinya berkenalan, lobby, dan senang fotografi.Fitri Hasta Merdeka, SH atau
Hasta, demikian panggilan akrabnya, nama lengkapnya seperti tertulis di judul berita ini.

Dalam kesempatan ini dia tampil lagi di majalah Didiknews.com dan media lain seperti Warta Bengawan, KabarJoglo dan lain sebagainya. Dia katakan bahwa olahraga menembak itu sangat menyenangkan. Bagi lelaki jika menekuni olahraga ini terlihat gentle dan membuat tubuh sehat.

Seperti apa pendapat Hasta, berikut tuturnya, sebenarnya olahraga ini selain menyenangkan juga mengutamakan kecerdasan otak, intelegensi yang tinggi.Atlet menembak memerlukan konsentrasi yang tinggi dan harus membiasakan tangannya mengangkat beban berat.Untuk senjata laras pendek atau pistol memiliki bobot kurang lebih 1,5 Kg dan 3 Kg untuk senjata laras panjang.

“Kalau bagus, dalam jangka waktu enam bulan bisa langsung menembak. Kalau belum ya latihan tangan naik turun sampai satu tahun, biar terbiasa. Nanti baru ada evaluasi.” jelas Hasta

Dari itu di perlukan kesabaran dan buang kejenuhan.Kalau di Malang perbakin latihanya ada di lawang milik AL, di Armed kemudian di Brimob.Sementara kalau Kopassus di Solo Jawa Tengah hanya untuk event event saja.

Lelaki yang demen sate kambing ini meralat statemen yang disampaikan oleh Pemimpin Redaksi Majalah DIDIK Riestanto, S.Sos, M.Si dalam acara bedah majalah DIDIK edisi Agustus.

Bahwa dia tergabung group olahraga menembak milik KOPPASUS Malang, Jatim.

“Saya anggota klub Perbakin malang, yang memang belajar dalam ahli menembak atauTembak reaksi.” jelasnya

Dan berlatih dengan kakaknya sendiri yang kebetulan kakaknya juga pernah mengikuti event kejuaraan tembak Kopassus, perwakilan dari Malang Jatim.

” Saya berolah raga di bidang sniper.”

Demikian Hasta Yang sekarang berusia 40 tahun ini mengungkapkan tentang olah raga menembak yang sekarang ini sedang digeluti. Sebenarnya masyarakat umum bebas menekuni olahraga ini, pungkasnya.

Hiduplah seperti SNIPER… Tak perlu menampakan diri untuk di segani.

Tak perlu cari muka untuk di kagumi, cukup diam dan lakukan tujuan kita…

(KAMI TAK TERLIHAT+KAMI TAK TERDENGAR+TAPI KAMI MEMATIKAN) (Ris/Hasta/r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Terkini

Sponsor

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.