Dies Natalis STMIK AUB Ke – 18 Tahun 2020

Solo, Kabarjoglo.com – Janganlah pasrah pada keadaan, karena sesulit apapun masalah pasti akan ada jalan keluarnya. Bekerja keras sembari memohon kepada Allah pasti dibukakan jalan. Dilematis memang pandemi virus Corona/Covid – 19 yang melanda dunia, khususnya di Indonesia. Virus Corona telah merusak tatanan dan merusak segala bentuk lini kehidupan. Sektor ekonomi luluh lantak, pendidikan kacau balau, pariwisata dan lain-lain keos, error.

Dampak dari virus Corona membuat kondisi pendidikan kita porak poranda. Pendidikan daring online apapun alasanya harus dilakukan, sementara waktu pendidikan face to face atau tatap muka jadi dilema yang pelik untuk diambil keputusan. Pro kontra daring dan kondisi perekonomian jadi momok yang menakutkan.Pro kontra soal pandemi virus Corona – Covid – 19 di tahun 2020 terhadap dunia pendidikan khususnya terus berlanjut.

Namun kita tidak boleh pasrah berdiam diri, menerima keadaan. Kita harus berjuang melawan keadaan, dan jangan terus digebyah uyah. Upaya bangkit dari keterpurukan harus dijalani dan dihadapi secara bersama sama. Saat ini dunia pendidikan negeri dan swasta sedang berjuang mencari sejumlah mahasiswa baru, sesuai kuota yang diharapkan, tetapi apakah kuota target gang diharapkan sudah tercapai, ini pertanyaan dan dilema yang harus kita hadapi bersama. Lantas, jika belum tercapai apa langkah kita berikutnya.

Jangan hanya menyerahkan kepada panitia PMB, disini semua pihak, dosen dan karyawan harus terlibat. Sebab, jika suatu sekolah tinggi/universitas kekurangan mahasiswa, target yang diharapkan tidak sesuai harapan, juga akan mempengaruhi kondisi sertifikasi dosen (serdos), dan kesejahteran SDM suatu lembaga tersebut. Karena itu kita jangan terjebak pada keadaan, larut dan pasrah pada keadaan.

Biarlah pandemi virus Corona melanda, tetapi kita juga tidak boleh pasrah, dan sesuai thema Dies Natalis STMIK AUB tahun 2020 yakni membangun Kreativitas dan Inovatif untuk mencari terobosan baru, adalah thema yang tepat.

Mari mencari citra diri untuk memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Kendati demikian tekad untuk memenuhi jumlah mahasiswa baru di tahun 2020/2021 harus bulad.Sekali lagi, jangan pasrah dengan keadaan.

Karena itu mari kita manfaatkan kondisi ini, tetap semangat, optimis, kreatif, inovatif agar perolehan jumlah mahasiswa baru dapat tercapai. Itulah mengapa judul dalam berita ini dibuat ditengah kegelapan pasti ada terang. Uraian kami sebagai bentuk jawaban dari kondisi yang sedang kita hadapi bersama.

Nurbiyantoro Sastro Suparno selaku Ketua YKDP (foto:istimewa)

Era daring karena dampak pandemi virus Corona mari kita sikapi, hadapi dengan citra diri, optimis bahwa kita tetap bisa eksis dalam keadaan sekarang. Mau tidak mau harus kita terima, ungkap Nurbiyantoro Sastro Suparno ketika memberi sambutan pada acara Dies Natalis tersebut.

Atas nama Ketua YKDP saya mengajak kepada masyarakat agar tetap memilih AUB sebagai perguruan tinggi yang komit pada urusan keuangan, manajemen, komputer dan teknologi. Dulu dan sekarang, kami tetap sama, bahkan keadaan kami semakin maju dan berkembang.

Dies Natalis yang berlangsung di kampus 1 STMIK dihadiri oleh Ketua Dewan YKDP Frensi Tutanto dan anggota, serta para dosen berjalan aman dan lancar.(Ris/Hasta/r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Terkini

Sponsor

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.