SOLO BANGKIT UNTUK INDONESIA

Di galery batik Walang kekek waljinah bersama awak media saksikan video Solo bangkit untuk Indonesia

Solo , Kabarjoglo.com – Sejumlah seniman-seniwati Kota Solo menginisiasi acara bertajuk SOLO BANGKIT UNTUK INDONESIA guna mengisi Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-75

Acara kegiatan SOLO BANGKIT UNTUK INDONESIA” adalah sebuah kegiatan menunjukkan eksistensi pada seni budaya tradisional Jawa khususnya kota Solo.

Kegiatan ini merupakan ajang untuk mengembangkan semangat dalam pengembangan kesenian tradisi dan mempertahankan kebudayaan kota Solo dari mulai pakaian dan pelestarian makanan khas Indonesia khususnya kota Solo.

Dengan adanya kegiatan ini, para pencipta dan pelaku seni dan adat budaya Solo memiliki kesempatan untuk mengaktualisasikan atau mengekspresikan diri dan akan berusaha

terus mengembangkan seni dan budaya tradisi serta mengaktualisasikan makanan khas daerah yang masih dilestarikan walaupun di tengah kondisi pandemi covid19 seperti sekarang ini,

kota Solo masih tetap semangat dan bangkit sehingga nantinya bisa menjadi inspirasi untuk kota-kota yang lain di indonesia. sasaran dari kegiatan ini adalah seluruh lapisan masyarakat terutama generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai seni dan budaya Indonesia.

Pesan SOLO BANGKIT UNTUK INDONESIA diwujudkan dalam video berdurasi sekitar 30 menit yang menampilkan konten pelestarian seni dan budaya Jawa khususnya kota Solo, mulai dari musik, tarian, busana, hingga kuliner khas kota Solo yang beraneka ragam.Acara ini diprakarsai oleh Batik Walangkekek dan Ndalem Arianti at Laweyan dengan melibatkan pemerintah Kota Solo, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan tokoh-tokoh masyarakat kota Solo

seperti Sumartono Hadinoto sebagai penasehat dalam acara ini,  Anas Syahirul sebagai penganggung jawab, Menil Ester Wulandari sebagai ketua penyelenggara, selain itu Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah) yang berkenan memberikan testimoni di video tersebut, FX Hadi Rudyatmo (Walikota Surakarta) menyanyikan Lagu Rayuan Pulau Kelapa bersama Hj. Waldjinah dan Endah Laras.

Hj. Waldjinah menyanyikan lagu Merah Putih Cipt Gombloh bersama  Guh S Mana dengan action paintingnya, Tumpeng Solo menampilkan kuliner khas kota Solo yang beraneka ragam, Atikoh Ganjar Pranowo membacakan puisi karangan Ronggowarsito, R. Ay. Irawati Kusumorasri dengan tarian tradisionalnya, Endah Laras yang menyanyikan lagu Kutha Sala dengan backing vocal Christian Adi Jaya dan Ruth Sekardini, Bambang Heri dengan menampilkan musik solo saxophone.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Terkini

Sponsor

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.