Hari ini : Rabu, 30 September 2020 16:16

MEDIA GATHERING KANTOR BEA CUKAI SURAKARTA DENGAN INSAN MEDIA SE SOLO RAYA

Karanganyar, Kabarjoglo.com РUntuk memupuk nubungan baik, slaturrahmi dan kemitraan yang erat antara Bea dan Cukai Surakarta dengan insan media se Solo Raya pada khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya, Bea Cukai Surakarta mengadakan keglatan iiedla Gathering yang dilaksanakan secara outdoor dengan protokol ketat penanganan CoVId 19 berlokasi di gazebo Kantor Bea Cukai Surakarta Jalan L.U. Adisucipto, Colomadu, Karanganyar  Kamis pagi (17/09/20).

Bea Cukai Surakarta mengundang 50 orang pewarta baik dari media cetak, media elektronik, maupun media daring dimana kegiatan ini ihadiri oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Surakarta Budi Santoso beserta jajaran pejabat di lingkungan Bea dan Cukai Surakarta dimulai pada pukul 10.00 WIB.

Acara yang dikemas dengan santai diisi dengan penyampaian company profile Bea Cukai Surakarta agar para awak media dapat lebih memahami apa dan bagaimana tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terutama capaian keberhasilan di Bea dan Cukai Surakarta.

Dalam menjalankan fungsi sebagai fasilitator perdagangan, Bea Cukai Surakarta telah memberikan fasiltas
awasan Berikat kepada 72 perusahaan, 20 perusahaan mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan EKSpor (KITE) dan 19 perusahaan mendapat fasilitas KITE IKM (Industri Kecil Menengah). Fasilitas Kawasan Serikat dan fasilitas KITE/KITE IKM pada intinya adalah pemberian fasilitas pembebasaan atau penundaan pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor lainnya terhadap pemasukan bahan baku asal impor yang diolah didalam negeri, dimana produk barang jadinya akan diekspor.

Untuk melindungi industri dalam negeri dari persaingan yang tidak sehat dengan industri sejenis dari luar negeri, Bea Cukai Surakarta hadir dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan pengiriman barang melalui Kantor Pos dan pelayanan barang bawaan penumpang baik penerbangan internasional regular maupun ibadah haji. Sedangkan dalam menjalankan fungsi untuk melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang larangan (seperti narkotika, senjata, bahan peledak, dan lain lain) dan pembatasan (misalnya alat komunikasi, produk tekstil/garmen, obat-batan, kosmetika, dan lain lain)

Bea Cukai Surakarta melakukan penegahan terhadap masuknya Darang-barang tersebut baik dibawa oleh para penumpang (barang bawaan penumpang pesawat Udara) maupun melalui mekanisme barang kiriman melalui Kantor Pos. Perlindungan kepada masyarakat juga diberikan dalam bentuk pelayanan dan pengawasan terhadap 15 pabrik hasil tembakau, 1 pengusaha pabrik etil alkohol dan 1 penyalur/penjual eceran minuman mendanduna etl alkonol (MMEA), Bentuk lain dari perindungan masvarakat adalah peneganan ternadap peredaran hasil tembakau illegal (sebagian besar adalah rokok illegal dengan modus tanpa membayar cukai) dan memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam mengkampanyekan “Gerakan Gempur Rokok llegal” sebagai optimalisasi penerimaan daerah melalui mekanisme Dana Bagi Hasil Cukai Hasil tembakau (DBHOHT). Bentuk lain dari perlindungan kepada masyarakat adalan memastikan tempat-tempat penjualan eceran minuman mengandung etil alkohol memiliki ijin memperdagangkannya dan minuman mengandung etil alkoholnya telah membayar cukai.

Dalam menjalankan fungsi memungut bea masuk dan bea keluar serta cukai secara maksimal untuk membiayai pembangunan nasional, Bea Cukai Surakarta dalam 4 (empat) tahun terakhir selalu dapat memenuhi bahkan melampau target yang dibebankan. Pada tahun 2016 realisasi penerimaan pabean dan cukai tercapai 113,12% (1,387 Trilyun), tahun 2017 tercapai 100,40%, (1,577 Trilyun), tahun 2018 tercapai 104% (1, 732 Trilyun) dan tahun 2019 tercapai 105,76% (1,82 Trilyun). Sedangkan untuk tahun 2020 sampai bulan Agustus telah mencapai 1,163 Iilyun atau 54,51% dari penerimaan tahun 2020 yang ditargetkan sebesar 1,809 Trilyun dengan keyakinan Danwa sampai akhir tahun akan tercapai seperti tahun-tahun sebelumnya.

Selain menjalankan tugas dan Tungsi yang telan ditetapkan oleh Kementerian Keuangan sebagai induk organisasinya, Bea dan cukai surakarta tak Iupa menjalankan kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR) terutama dalam masa paiiai Covid 1Derupa pemberian alat pelindung diri (APD), sarung tangan, masker dan cairan desinfektan kepada beberapa puskesmas serta bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak covid 19 di sekItar lokasi Kantor Bea dan Cukai.

Close
Close

SPONSOR