Hari ini : Minggu, 6 Desember 2020 02:05

AMBS DAMPINGI LAUNCHING DESWITA LEMBAH DONGDHE OLEH BUPATI KARANGANYAR


Karanganyar, Kabarjoglo.com – Setelah banyak persiapan dan pendampingan yang dilakukan oleh Team dari Perguruan Tinggi Akademi Pariwisata Mandala Bhakti Surakarta (AMBS) akhirnya pada hari minggu tanggal 25 Oktober 2020 dimulai dari pukul 7.00 pagi di Tolsa dilakukan pemukulan Gong oleh Bupati Karanganyar sebagai tanda peresmian desa wisata lembah Dongdhe di desa Gentungan kecamatan Mojogedang karanganyar.

Kegiatan peresmian ini dilanjutkan bupati beserta jajarannya, pengurus Pokdarwis Gentungan, mahasiswa AMBS dan Warga sekitarnya untuk tour keliling desa dengan bersepeda onthel menuju rumah tiwul, homestay, rumah ronggo dan berakhir di pasar ciplukan untuk ceremonial.

Kehadiran Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM, Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa, Drs. Agus Heri Bindarto, M.M. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Tarsa, M.Pd, Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja,  Koperasi & UKM Martadi, S.Sos., M.M. Kepala Bidang Destinasi Wisata Teguh Haryono S.H., M.Si. , Camat Mojogedang Eko Joko Iswanto, S.H. dan Kepala Desa Gentungan, Suwito.

Selain itu launcing ini juga dihadiri oleh ketua pelaksana Pendampingan Desa Wisata yaitu Tri Wahyuningsih, SE.,MM dan Direktur AMBS Erna wigati, S.Pd.,M.Pd di dampingi seluruh jajaran dan dosen pelaksana pendampingan.

Sebelum acara peresmian pasar Ciplukan dan gelar wayang orang dimulai,  ketua pokdarwis Mulyono, SE, menyampaikan laporan bahwa desa wisata lembah Dongdhe ini masyarakatnya bisa diberikan semangat yang luar biasa sejak kehadiran perguruan tinggi Aakademi Pariwisata Mandala Bhakti Surakarta dalam mendampingi desa tersebut sejak mulai Desember 2019 sampai hari ini.

Prakata sambutan juga diberikan oleh salah satu dosen pelaksana pendampingan Arnes Anandita, S.Pd.,MM memberikan sambutan bahwa kegiatan ini berlangsung dari kerjasama dosen, mahasiswa dan masyarakat setempat dan terus akan berlanjut untuk tetap mendamingi selama 5 tahun ke depan dengan harapan keesejahteraan dan suistainable tourism di desa tersebut terus bertahan dan meningkat sehingga desa wisata WLD bisa menjadi desa Pemenang dalam program pendampingan desa wisata dari kemenparekraf untuk Tahun 2020.

Dalam memberikan sambutan sebelum menyerahkan wayang Kulit sebagai tanda wayang kulit di mulai, bupati karangayar Drs. H. Juliyatmono, MM menyampaiakn bahwa akan memberikan bantuan untuk properti kamar dalam homestay, beliau juga akan memberikan jahe ½ ton untuk warga agar mau menanam di setiap rumahnya.

Harapan beliau dengan adanya pendampingan dari perguruan tinggi akademi pariwisata mandala bhakti surakarta warga desa gentungan mau mengikuti apa yang menjadi saran, arahan oleh bapak ibu dosen agar desanya menjadi desa wisata yang produktif, berkembang dan maju.

Salah satu rencana yang akan dilaksanakan tanggal 18 november nanti karanganyar akan diresmikan sebagai Center Of Live di candi cetho. Untuk itu para pengelola desa harus bisa memberikan service yang excellent dan semua itu butuh kerjasama dan saling membantu dari berbagai pihak.

Setelah menyerahkan salah satu wayang kulit sebagai simbolis kepada lurah gentungan yang didampingi Tri Wahyuningsih, SE,MM sebagai tanda dimulainya wayang kulit dalam pagelaran launching desa wisata lembah dongdhe.

Lebih lanjut Bupati Karanganyar menandatangani peresmian pasar ciplukan dan keliling pasar untuk mencicipi dagangan yang ada sambil memberikan coin kepada pengunjung yang hadir.

Kesan beliau dengan pasar ciplukan sangat khas sekali, lokal tempo dulu. Pada saat ditengah teknologi seperti ini orang kembali mencari sesuatu yang zaman dahulu. Semoga pasar ini terus ramai, subur dan menyejahterakan masyarakatnya., pesan beliau kalau ingin bahagia ya silahakan datang ke pasar ciplukan.

Close
Close

SPONSOR