Hari ini : Selasa, 1 Desember 2020 19:42

Diskusi Virtual Fordis Fisip Unisri, Ancaman Golput Pilkada 2020

Solo-Forum Diskusi Sosial Politik (Fordis) Laboratorium Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, menggelar diskusi daring mengangkat tema PILKADA, PANDEMI DAN POTENSI GOLPUT DI SOLO RAYA, Selasa (17/11-2020).

Menghadirkan narasumber, Roso Prajoko, M.I.Kom, pengamat politik dan penulis buku Komunikasi Politik dan Perilaku Golput dan Yulianto Sudrajat, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah. Diskusi dihadiri delegasi berbagai organisasi internal dan eksternal kampus serta beberapa dosen FISIP Unisri.

Roso Prajoko atau yang akrab disapa Mbah Roso menyampaikan bahwa penyebab golput semenjak masa orde baru sampai sekarang disebabkan banyak masyarakat yang kecewa terhadap visi misi yang dipaparkan para kandidat.

Menurut temuan Mbah Roso, di Kabupaten Sragen tahun 2015 ada empat faktor penyebab masyarakat golput yaitu karena rendahnya minat masyarakat, sosialisasi yang kurang, ajakan untuk golput merebak di masyarakat dan figur kandidat yang kurang memiliki daya tarik.

Yulianto Sudrajat tidak sependapat dengan hasil survey Mbah Roso bila KPU tidak melakukan sosialisasi. Menurutnya KPU telah melakukan sosialisasi secara intensif dan petugas KPPS juga telah menyosialisasikan ketika pembagian C6. Di samping itu dengan kemudahan teknologi, sosialisasi juga dilakukan melalui kampanye digital.

Lebih lanjut, Yulianto menyampaikan untuk mengantisipasi merebaknya penyebaran covid-19, maka seluruh regulasi KPU telah disesuaikan dengan standard protokol kesehatan.

” Kami menghimbau masyarakat tidak perlu khawatir karena pelaksanaan pilkada sesuai dengan protokol kesehatan. Semua alat disemprot desinfektan serta tanda pemilu pada tinta tidak lagi dicelup tetapi diteteskan. Ketika diukur suhu tubuh melebihi standar kesehatan disediakan bilik khusus. Untuk yang sedang isolasi mandiri petugas akan mendatangi menggunakan APD lengkap, ” paparnya.

Yulianto juga mengatakan bahwa protokol kesehatan di TPS lebih terjamin dari pada tempat umum lainnya dan ini semua sudah sesuai saran gugus depan covid-19.

Di akhir paparan, Ketua Provinsi Jateng ini juga meminta agar mahasiswa melakukan kampanye politik etis agar tingkat partisipasi pemilih semakin meningkat dan berkualitas. (

Close
Close

SPONSOR