ACT Solo bersama MRI Terus Lakukan Psikososial di TPPS Merapi

Boyolali, Kabarjoglo.com – Kondisi Siaga III Gunung Merapi masih belum berubah, bahkan jumlah pengungsi yang berdatangan semakin banyak. Tempat Penampungan Pengungsian Sementara (TPPS) Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali mengalami penambahan jumlah pengungsi sebanyak 147 orang, sehingga saat ini total ada 280 orang pengungsi (21/11).

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Solo bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) terus mengirimkan bantuan, baik itu berupa logistik kebutuhan pengungsi hingga pelaksanaan psikososial untuk anak-anak pengungsi Merapi. Sebanyak 15 orang dari tim ACT dan relawan MRI yang turut membantu mendampingin anak-anak ini bermain dan belajar dari siang hingga sore hari.

Ardiyan Sapto T, bagian program dari ACT Solo, menyampaikan bahwa selain membawa bantuan logistik, tim ACT bersama relawan MRI juga melakukan kegiatan psikososial untuk anak-anak.
“Hari ini kami bersama-sama tim ACT MRI mengirimkan bantuan logistik dan melaksanakan psikososial di TPPS Tlogolele. Kali ini kami membawakan permainan tradisional, mewarnai bersama, mendongeng, bernyanyi, dan melaksanakan beberapa games seru. Harapannya, anak-anak di TPPS ini bisa terus bersemangat dan kita sama-sama berharap kondisi Merapi segera bisa kondusif,” ungkap Ardiyan.

Neigen Achtah Nur Edi Saputra, selaku ketua TPPS Tlogolele menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak ACT MRI Solo.
“Saya mewakili warga di pengungsian Tlogolele mengucapkan terima kasih kepada ACT MRI Solo serta seluruh donatur atas kepeduliannya untuk memberikan bantuan kepada kami di pengungsian, semoga menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik,” tutur Neigen.

Related Posts

Terkini

Sponsor

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.