Sinergi Gojek Bersama Pemkot Surakarta, OJK dan TPAKD Melakukan Digitalisasi UMKM untuk Bangkit di Tengah Pandemi COVID-19

Surakarta – Pandemi COVID-19 telah berdampak pada pergeseran kebiasaan baru di masyarakat diantaranya adaptasi kebiasaan berjualan, berbelanja dan pesan-antar makanan secara daring, melakukan transaksi sehari-hari secara non tunai hingga melakukan berbagai kewajiban pembayaran secara daring. Semua kebiasaan baru tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas di luar rumah serta meminimalisir kontak langsung guna menghindari transmisi virus Covid-19.

Gojek, SuperApp terdepan di Asia Tenggara, konsisten sebagai garda terdepan membantu masyarakat untuk tetap produktif selama masa adaptasi kebiasaan baru dengan mengedepankan protokol kesehatan, kebersihan dan keamanan. Salah satu perwujudannya adalah kemitraan bersama Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Koperasi UKM Kota Surakarta bersama OJK dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk membantu keberlangsungan pendapatan ribuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dengan memanfaatkan solusi teknologi dan non teknologi yang dihadirkan oleh Gojek.

Salah satu upaya yang dilakukan Gojek dan Pemkot Surakarta bersama TPAKD adalah dengan membantu UMKM lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap langkah operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran, pemesanan (pemrosesan order), pembayaran, pengiriman, hingga administrasi. Ragam solusi tersebut dapat langsung digunakan oleh semua tipe UMKM, dari yang berskala mikro hingga menengah. Selain menyediakan solusi komprehensif seperti GoFood, GoSend serta GoBox, kali ini, Gojek juga hadir dengan layanan GoStore yang mempermudah social seller untuk melakukan penjualan kepada konsumen melalui berbagai media sosial.

Walikota Surakarta – Gibran Rakabuming Raka menyambut baik langkah kerjasama ini karena sejalan dengan program ekonomi digital pemkot Surakarta “Kita ini sudah memasuki era disrupsi yang juga memaksa semua UMKM itu untuk go digital, saya senang sekali dengan adanya kerjasama dengan Gojek ini jadi UMKM solo itu tidak lagi menunggu bola tapi harus jemput bola untuk go digital, kalau kemarin bapak ibu ikut saya belanja ke pasar itu kan ada salah satu pasar yang belanjanya sudah mulai cashless, nah seperti itu yang saya inginkan. ”

Inisiatif ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Gojek dan Pemerintah Kota Surakarta yang juga mewakili TPAKD Surakarta.

Anggota Dewan Komisioner OJK – Tirta Segara menegaskan “Kami sangat mengapresiasi langkah Gojek, Pemerintah Kota Surakarta serta TPAKD untuk mendorong digitalisasi UMKM yang dapat mendorong inklusi keuangan serta meningkatkan literasi keuangan di daerah. Setelah mendapat literasi digital yang cukup dan pendampingan intensif, diharapkan kegiatan business matching juga dapat dilakukan. Ini adalah langkah awal untuk memberikan manfaat nyata di daerah melalui transformasi digital di berbagai lini. Kami berharap sinergi yang baik seperti ini dapat diikuti oleh daerah-daerah lainnya untuk mempercepat pemulihan ekonomi.”

Untuk tahap pertama Gojek akan memberikan pelatihan cara memasarkan produk melalui GoStore, website toko online pribadi dari Gojek yang dapat memfasilitasi UMKM Indonesia untuk berjualan online dengan mudah. GoStore terintegrasi dengan rangkaian solusi andalan Gojek, serta dapat ditautkan ke platform media sosial untuk mempermudah transaksi penjualan di berbagai kanal.

Chief of Public Policy and Government Relations Gojek – Shinto Nugroho mengatakan “Sebagai super app karya anak bangsa, Gojek juga mendukung upaya Pemerintah Kota Surakarta menjadi Kota yang cerdas atau Smart City melalui pembekalan serta pelatihan digital ekonomi kepada para UMKM. Saat ini adalah masa-masa sulit bagi jutaan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sejak awal berdiri, mendorong pertumbuhan UMKM adalah DNA Gojek, dan di periode penuh tantangan ini kami terus berupaya mengembangkan solusi yang lengkap, inklusif, dan mudah diterapkan yang membantu UMKM mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkan skala usahanya,”

“Kami menerapkan prinsip gotong royong dalam membantu UMKM, yakni bekerja sama dengan banyak pihak khususnya pemerintah Kota Surakarta dan institusi lainnya yang memiliki misi serupa untuk mendorong UMKM naik kelas. Lewat inisiatif inklusif dari hulu ke hilir, harapannya kami bisa mempercepat transformasi UMKM dari bisnis tradisional menjadi usaha digital sehingga UMKM dapat terus berkontribusi positif untuk pemulihan ekonomi Indonesia”

Ketahanan ekonomi selama pandemi COVID-19 di Kota Surakarta ternyata mampu didukung oleh keberadaan ekosistem ekonomi digital yang dimiliki Gojek. Solusi teknologi dan non-teknologi yang ditawarkan platform digital Gojek membantu pelaku UMKM beradaptasi sehingga bisa bangkit di situasi pandemi COVID-19, dan tetap optimis bertumbuh ke depannya. Salah satunya melalui kemudahan migrasi UMKM dari offline ke online, atau mempercepat UMKM untuk “go digital.”

 

Dukung Pemulihan Ekonomi, Ribuan Mitra Gojek Bertahap Di Vaksinasi Oleh Pemerintah
Gojek terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program vaksinasi Covid-19 pemerintah melalui pemberian vaksinasi bagi mitra driver di kota Surakarta bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Proses pemberian vaksin ini dilakukan oleh tenaga medis kepada ratusan mitra Gojek di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Selain itu Gojek, super app terkemuka di Asia Tenggara bersama Halodoc telehealth terdepan di Indonesia, membuka Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 Drive Thru di Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Didukung oleh Kementerian Kesehatan RI, Pemerintah Kabupaten Sleman, RS Bhayangkara, dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Halodoc mengukuhkan kembali komitmennya dalam mendukung program vaksinasi massal tahap kedua dari pemerintah. Pos layanan vaksinasi ini akan melayani pelaku pariwisata, pelayan publik, dan transportasi publik termasuk diantaranya para mitra driver Gojek, yang memiliki KTP atau berdomisili di Kabupaten Sleman pada 5 April-7 Mei 2021.

Sejak awal Gojek berkomitmen mendukung upaya pemerintah dengan menjadi yang pertama melakukan berbagai edukasi, sosialisasi, dan implementasi protokol kesehatan di setiap layanan Gojek dengan melibatkan seluruh bagian ekosistem, mulai dari karyawan, mitra driver, mitra usaha dan pengguna. Karena kesehatan dan keselamatan ekosistem merupakan prioritas di seluruh wilayah operasi Gojek.

 

Related Posts

Terkini

Sponsor

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.