Surakarta – SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta sukses menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2025-2026 pada Rabu (5/2/2025). Sebanyak 375 siswa dari kelas 7, 8, dan 9 berpartisipasi dalam pemilihan yang berlangsung secara demokratis dengan sistem pemungutan suara berbasis digital.
Kepala SMP Muhammadiyah PK, Muhdiyatmoko, M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan pemilu ini sebagai bagian dari pendidikan demokrasi yang diberikan kepada siswa.
“Pemilihan Ketua IPM ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang nilai-nilai demokrasi. Ketua yang terpilih diharapkan mampu menjadi lokomotif organisasi, memberikan motivasi, serta mendukung program-program sekolah,” jelasnya.
Tahapan pemilu dimulai dengan orasi besar yang disampaikan oleh para kandidat ketua IPM di hadapan ratusan siswa. Melalui orasi ini, para kandidat menyampaikan visi, misi, serta program kerja yang akan mereka jalankan. Sebagai bagian dari proses seleksi, mereka juga diuji oleh panelis yang terdiri atas kepala sekolah, guru kesiswaan, dan perwakilan guru lainnya.
Salah satu inovasi menarik dalam pemilu IPM tahun ini adalah penerapan sistem digital untuk pemungutan suara. Para siswa menggunakan aplikasi pemungutan suara yang telah disiapkan oleh panitia, memastikan proses berlangsung cepat, efisien, dan transparan. Setelah memilih, siswa mencelupkan jari mereka ke dalam tinta sebagai bukti partisipasi.
Ketua Umum IPM periode 2024-2025, Aisyafira Adityant Fairuz, menjelaskan bahwa pemilu ini telah dirancang secara sistematis, mulai dari pendaftaran calon, seleksi wawancara, penyampaian pernyataan kesanggupan, hingga debat kandidat.
“Kami berharap kepemimpinan IPM periode selanjutnya mampu menjalankan program kerja dengan tanggung jawab, menciptakan sinergi antaranggota, serta membawa organisasi ke arah yang lebih baik,” ungkap Aisyafira.
Penyelenggaraan pemilu ini tidak hanya menjadi momen penting bagi siswa untuk belajar berorganisasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. Harapannya, ketua IPM yang terpilih dapat membawa organisasi lebih maju dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah.






