Rasakan Sensasi ‘Rolas’an’: Strategi Asia Hotel Solo Bangkit Lewat Penyetan Surabaya

General Manager Asia Hotel Solo Purwanto Yudhonagoro dalam sambutannya. (foto/iws)

Solo – Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan, manajemen Asia Hotel Solo meluncurkan program makan siang bertajuk ROLASAN Business Lunch. Mengusung sajian khas “penyetan Surabaya”, acara ini tidak sekadar memperkenalkan menu baru, melainkan juga menjadi simbol perlawanan terhadap stagnasi industri perhotelan.

“Hotel tidak boleh So quite, tidak boleh diam. Harus terus melangkah walau penuh tantangan,” ujar General Manager Asia Hotel Solo Purwanto Yudhonagoro dalam sambutannya yang disambut antusias para tamu dan awak media. Ia mengaku bahwa ide ini berangkat dari refleksi panjang atas penurunan pendapatan hotel, serta inspirasi dari praktik serupa di Hotel Elmi Surabaya.

Bacaan Lainnya

ROLASAN, yang dalam bahasa Jawa berarti jam makan siang (sekitar pukul 12), hadir sebagai konsep makan siang ekonomis namun berkualitas. Asia Hotel Solo mencoba menjawab pertanyaan banyak warga Solo: “Asia itu iso ngopo?” Jawabannya: bisa jadi tempat makan siang yang terjangkau, nyaman, dan representatif.

Program ini menyajikan aneka lauk seperti ayam, bebek, tahu, tempe, dan terong dalam bentuk ungkepan yang kemudian digoreng dadakan oleh juru masak berpengalaman. Menu nasi juga bervariasi, mulai dari nasi putih, nasi daun jeruk, hingga nasi gurih. Disediakan pula berbagai jenis sambal, termasuk sambal seduk mantok, andalan yang diulek langsung di tempat.

“Konsepnya sederhana tapi penuh perhitungan,” kata Fitri, F&B Manager Asia Hotel Solo yang menjadi otak di balik eksekusi teknis ROLASAN. Menurutnya, semua harga diberlakukan per item, dengan tambahan fasilitas free refill untuk minuman seperti teh, jus, air putih, hingga jamu. Sambal dan lalapan juga disediakan gratis.

Tak hanya itu, manajemen juga menggagas layanan antar-jemput gratis bagi rombongan minimal delapan orang dengan radius maksimal tiga kilometer. “Datang dijemput, pulang diantar, bukan cuma slogan. Ini bentuk layanan kami agar masyarakat lebih mudah menjangkau fasilitas hotel,” tambah Fitri.

Program ROLASAN ini juga menjadi etalase pembaruan Asia Hotel Solo. Dari renovasi kamar, pembukaan kembali ruang-ruang publik, hingga optimalisasi ballroom yang mampu menampung hingga 2.000 orang. Semuanya dilakukan dengan semangat bangkit dari keterpurukan.

Meski acara launching ini bersifat sederhana dan digelar tanpa kemewahan berlebihan, antusiasme tamu undangan menunjukkan bahwa strategi “kembali ke dapur” ini memiliki prospek cerah. Lebih dari sekadar upaya bertahan, ROLASAN adalah bentuk adaptasi, kreativitas, dan harapan untuk menyambung kehidupan ratusan karyawan yang bergantung pada roda operasional hotel.

Sebagaimana diungkapkan GM dalam penutupnya, “Kalau kami tidak berusaha, kami akan stuck. Tapi kami percaya dengan doa, kerja keras, dan dukungan masyarakat, hotel ini bisa terus memberi manfaat.”

Asia Hotel Solo menutup acara dengan doa bersama, mencicipi menu ROLASAN, dan membuka diskusi santai dengan para tamu. Sebuah langkah kecil yang diyakini bisa berdampak besar, jika dijalankan dengan konsistensi dan semangat gotong royong.

Catatan Redaksi:
Program ROLASAN Asia Hotel Solo dibuka setiap hari kerja mulai pukul 11.00 WIB. Untuk reservasi dan layanan antar-jemput, pelanggan dapat menghubungi kontak resmi hotel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan