Usung Semangat “12eborn”, Horison Aziza Solo Siap Berlari Lebih Kencang Hadapi Persaingan Industri Perhotelan

SOLO – Memasuki usia ke-12, Hotel Horison Aziza Solo menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh dan bertransformasi melalui semangat “12eborn”, sebuah konsep yang dimaknai sebagai mengakar kuat dan berinovasi tanpa batas di tengah ketatnya persaingan industri perhotelan.

Hal tersebut disampaikan Marselina GM Hotel Aziza dalam sambutannya momentum peringatan Anniversary ke-12 Horison Aziza Solo. Manajemen menegaskan bahwa sebuah pertumbuhan berkelanjutan membutuhkan “tanah yang subur dan ruang yang memadai”, yang diwujudkan melalui dukungan peremajaan fasilitas dan rencana renovasi hotel.

“Semangat reborn dalam jiwa kami akan semakin sempurna dengan wajah baru hotel ini. Persaingan di luar semakin ketat, dan kami berharap fase baru bersama Oni Company dapat menjadi energi untuk berlari lebih kencang, memenangkan pasar, serta menjadikan Horison Aziza Solo semakin bersinar di Kota Solo,” ujarnya.

Ahmad Adit selalu Pemilik Hotel juga memberikan apresiasi khusus kepada para Head of Department (HOD) yang dinilai sebagai pilar penting dalam menggerakkan organisasi. Dalam analogi sebuah kapal besar, para HOD disebut bukan sekadar pengikut, melainkan nahkoda andal di departemen masing-masing.

“Enam tahun terakhir, para HOD tidak hanya berdiri di samping kami, tetapi berjalan seiring, menyamakan langkah dan menyatukan visi menuju tujuan yang sama. Soliditas inilah yang menjadi kekuatan utama,” lanjutnya.

Penghargaan juga diberikan kepada seluruh karyawan, baik di lini operasional maupun back office, mulai dari housekeeping, front office, food & beverage, engineering, security, sales & marketing, hingga accounting. Diakui, bekerja dengan keterbatasan fasilitas bukanlah hal mudah, terlebih harus tetap memenuhi ekspektasi tinggi para tamu.

“Saya melihat keringat dan upaya luar biasa yang ditutupi dengan senyum tulus. Kalian adalah pemenang yang sesungguhnya. Keterbatasan alat bukan penghalang untuk memberikan pelayanan dari hati,” ungkap owner Hotel dengan penuh apresiasi.

Horison Aziza Solo juga mencatat keberhasilan melewati masa sulit pandemi COVID-19 tanpa harus menutup operasional hotel. Pasca pandemi, kinerja hotel perlahan menunjukkan tren perbaikan hingga saat ini.

“Bertahan selama 12 tahun bukan hal mudah. Ini bukan sekadar angka, tetapi proses panjang yang harus terus dijaga. Kita tidak boleh terjebak di zona nyaman, karena tantangan dan target ke depan semakin besar,” tegasnya.

Dalam menghadapi kompetisi industri hospitality yang kian ekstrem, manajemen mendorong seluruh karyawan untuk berkontribusi dengan ide-ide unik dan inovatif. Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, mulai dari pembaruan area lobi, peluncuran branding Aziza, hingga peluncuran paket buka puasa Ramadan dan strategi penyesuaian room rate.

“Hotel ini kami ibaratkan sebagai sawah ladang bersama. Kita jaga, kita siapkan, dan pada waktunya kita akan memanen hasilnya bersama,” tutupnya.

Dengan dukungan MGM Company, komando manajemen yang solid, serta semangat kebersamaan seluruh karyawan, Horison Aziza Solo optimistis melangkah ke fase baru mengakar kuat dan melesat tanpa batas.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan