Satgas TMMD 128 Kodim Kulon Progo Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Program Sosial di Sidorejo

KULON PROGO – Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat terus terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Memasuki pertengahan pelaksanaan program sejak dibuka pada 22 April 2026 lalu, berbagai sasaran fisik maupun nonfisik menunjukkan progres signifikan dan berjalan sesuai target.

Babinsa Sidorejo Koramil 08/Lendah Kodim 0731/Kulon Progo, Pardi, mengatakan seluruh sasaran TMMD saat ini masih terus dikebut oleh Satgas TMMD bersama warga masyarakat setempat.

“Pekerjaan fisik dan nonfisik berjalan lancar berkat sinergi Satgas TMMD dan masyarakat. Hingga saat ini progres pembangunan menunjukkan hasil yang cukup baik,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Untuk sasaran fisik, pembangunan rabat beton jalan sepanjang 1.200 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 12 sentimeter telah mencapai sekitar 42 persen. Sementara pembangunan talud jalan sepanjang 175 meter mencapai sekitar 47 persen.

Selain itu, rehabilitasi dua unit masjid juga terus berjalan dengan progres sekitar 41 persen. Adapun pembangunan prasasti TMMD masih dalam tahap penentuan lokasi.

Tak hanya infrastruktur jalan, program unggulan TMMD juga menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan program Aladin bagi 10 warga, pembangunan MCK atau jamban untuk lima warga, serta pembuatan lima sumur bor yang sebagian besar pengerjaannya hampir selesai.

Di lapangan, prajurit TNI bersama warga tampak bahu membahu mengerjakan pembangunan menggunakan mesin molen dan peralatan pertukangan secara gotong royong.

Cuaca yang mendukung selama pelaksanaan program turut mempercepat proses pengerjaan di seluruh sasaran fisik.

“Tidak ada hambatan yang menonjol. Semua pekerjaan berjalan lancar karena didukung cuaca yang baik dan partisipasi masyarakat yang tinggi,” tambah Sertu Pardi.

Selain pembangunan fisik, program TMMD Reguler 128 juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi sosialisasi wawasan kebangsaan dan bela negara oleh Kodim 0731/Kulon Progo, penyuluhan narkoba, kamtibmas, tata tertib hukum, dan pencegahan klitih oleh Polsek Lendah.

Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi tentang pengelolaan sampah dan lingkungan hidup dari Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo, penyuluhan kesehatan masyarakat dari Puskesmas Lendah, hingga sosialisasi penanggulangan bencana alam dari BPBD Kulon Progo.

Lurah Sidorejo, Sutrisno, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh program pembangunan di wilayahnya.

“Atas nama masyarakat Sidorejo, kami sangat bersyukur seluruh sasaran pembangunan berjalan lancar. Semangat kebersamaan antara TNI dan warga sangat terasa selama pelaksanaan TMMD ini,” katanya.

Ia berharap seluruh pembangunan dapat selesai tepat waktu sebelum penutupan TMMD dengan hasil yang maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Program TMMD Reguler 128 tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat pedesaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan