5.000 Porsi Bakso Gratis Meriahkan Hari Jadi ke-285 Wonogiri

WONOGIRI – Ribuan warga memadati Alun-alun Giri Krida Bhakti, Jumat (8/5/2026), dalam kegiatan bertajuk Stronger Together for “Bakso Wonogiri Mendunia” yang menjadi bagian rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri.

Acara berlangsung meriah dengan pembagian 5.000 porsi bakso gratis, senam bersama, hiburan rakyat, hingga edukasi pembuatan bakso yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM lokal.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat, komunitas UMKM, hingga para pengusaha bakso asal Wonogiri.

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Wakil Bupati Imron Rizkyarno, anggota DPR RI Fraksi PKS Hamid Noor Yasin, Sekda Wonogiri F.X. Pranata, serta Ketua Paguyuban Bakso Wonogiri Maryato.

Rangkaian acara diawali dengan napak tilas dari Monumen Watu Gilang di wilayah Nglaroh Selogiri menuju Alun-alun Giri Krida Bhakti Wonogiri, kemudian dilanjutkan senam bersama, sambutan tokoh daerah, hingga makan bakso bersama masyarakat.

Ketua Paguyuban Bakso Wonogiri, Maryato, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Bakso Wonogiri sebagai identitas kuliner daerah yang memiliki potensi menembus pasar internasional.

“Hari ini kami ingin menunjukkan bahwa Bakso Wonogiri bukan hanya makanan khas, tetapi juga bagian dari kekuatan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah,” ujarnya.

Selain pembagian ribuan porsi bakso gratis, masyarakat juga diajak mengikuti edukasi dan praktik membuat pentol bakso sebagai simbol kebersamaan dan semangat gotong royong warga Wonogiri.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyampaikan tema Hari Jadi ke-285 Kabupaten Wonogiri tahun ini adalah “Manunggal Sedya”, yang bermakna menyatukan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Wonogiri yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

“Melalui kegiatan ini kita ingin menghidupkan kembali semangat perjuangan Raden Mas Said sekaligus mendorong pengembangan UMKM dan sektor pariwisata di Kabupaten Wonogiri,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, PMI Kabupaten Wonogiri juga menyerahkan bantuan sosial berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan sumur pantek bagi masyarakat.

Kasihumas Polres Wonogiri Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa pihak kepolisian turut melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

“Kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Polres Wonogiri mendukung penuh kegiatan positif masyarakat, terutama dalam melestarikan budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat rasa kebersamaan masyarakat sekaligus memotivasi generasi muda untuk terus berwirausaha dan mengembangkan potensi daerah hingga dikenal di tingkat nasional maupun internasional.(Din/r)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan