Hari ini : Kamis, 1 Oktober 2020 00:41

Aksi sosial, Bambang Saptono Bagikan masker dan Uang Untuk Wong Cilik di Solo


Solo,Kabarjoglo.com – Bambang Saptono yang terkenal sering membuat aksi nyeleneh baru saja membuat aksi lagi. Kali ini dia berjalan di sepanjang jalan Slamet Riyadi Solo dengan membawa papan bertuliskan “Stop Covid 19 Potong Gaji Pejabat Tinggi”. Saat menjumpai tukang becak dan rakyat cilik Bambang berhenti dan membagikan uang untuk meringankan beban para penegmudi becak dan orang cilik yang dijumpainya. Tentu saja aksinya juga dibarengi dengan membagikan masker agar warga yang dijumpainya tidak tertular atau menulari vius corona.

Saat dikonfirmasi Bambang Saptono juga mengatakan bahwa dirinya menyerukan dalam 3 bulan kedepan untuk pejabat tinggi dimohonkan dengan sangat untuk menyumbangkan gajinya yang dinilainya  sudah berkecukupan kepada rakyat kecil yang saat ini cukup menderita dengan peraturan dirumah saja. Tukang becak yang dijumpainya bisa hari ini makan namun besok tidak makan. Ditambah lagi dengan maraknya angkutan online yang menambah berkurangnya penghasilan mereka. Dengan menyumbangkan 3 bulan gajinya kedepan Bambang yakin para pejabat negara tidak akan semenderita para rakyat kecil ini.

Walaupun menggelar aksi sendirian Bambang tetap mentaati peraturan yang telah ditetapkan oleh negara. Misalnya berjalan dipinggi tidak mengganggu arus lalulintas, menyeberang tetap di zebra cross dan tetap tenang. Saat dikonformasi kenapa Bambang selalu sendirian dalam menjalankan aksinya ? Maka Bambang menjawab kalau bisa sendirian ngapain harus rame – rame yang bisa menimbulkan masalah baru. Misalnya kemacetan dan anarki.

Bambang menyumbangkan sejumlah uang kepada warga yang dijumlainya sekedarnya saja. Hal ini dilakukan sekedar memberikan ketauladanan kepada yang lain agar berbuat demikian untuk meringankan penderitaan beban saudara – saudara yang saat ini terimbas oleh pandemi covid19. Saat yang lain bisa dirumah namun para tukang becak ini masih mengais rezky demi mendapatkan penumpang untuk sekedar makan. Hal ini tentu sangat berbahaya karena sangat perpotensi menjadi media penularan.

Close
Close

SPONSOR