FASI Jateng Gelar Rakerprov Aeromodelling 2025, Siapkan Aturan Menuju Porprov 2026

BOYOLALI – Di tengah dinamika persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Cabang Olahraga Aeromodelling Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) pada Minggu, 15 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat FASI Jateng, Lanud Adi Soemarmo, Boyolali, dan dihadiri perwakilan dari 18 pengurus cabang (pengcab) se-Jawa Tengah.

Rakerprov tahun ini menjadi tonggak penting dalam upaya menyelaraskan arah kebijakan, mengevaluasi capaian program, serta merumuskan aturan teknis yang akan diterapkan pada Porprov mendatang. Tidak hanya itu, forum ini juga menjadi sarana konsolidasi antar daerah dalam membangun ekosistem prestasi cabang olahraga aeromodelling yang lebih terstruktur dan profesional.

Bacaan Lainnya

Mentaati Aturan Baru dan Transparansi Kompetisi

Dalam sambutannya, Ketua FASI Aeromodelling Jateng, Jadi Nurcahyadi, menekankan pentingnya prinsip keadilan dan konsistensi dalam pelaksanaan pertandingan. Salah satu keputusan strategis yang diambil adalah penggunaan wasit bersertifikat nasional untuk seluruh nomor lomba aeromodelling.

“Harapan ke depan, kita akan melaksanakan perlombaan secara fair. Panitia harus konsisten. Kita gunakan wasit nasional agar penilaian transparan, baik di ruang juri maupun di lapangan,” tegasnya.

Langkah ini disambut positif oleh para peserta, karena dinilai sebagai bentuk keseriusan panitia dalam menjunjung tinggi sportivitas dan integritas pertandingan.

Kuota dan Regulasi Sesuai Standar FAI

Dalam Rakerprov, disepakati bahwa kuota atlet dari masing-masing kabupaten/kota berjumlah 77 orang, sesuai alokasi dari   Komite Olahraga Nasional Indonesia  (KONI) Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, aturan pertandingan akan merujuk pada regulasi resmi dari Fédération Aéronautique Internationale (FAI) dan Indonesia Aeromodelling Association (INA), yang telah dirangkum dalam dokumen Technical Handbook (THB) dan acuan Porprov 2026.

Agustinus, Wakil Ketua FASI Aeromodelling Jateng, menyebutkan bahwa hampir 80 persen pengcab hadir dalam forum ini, menandakan tingginya partisipasi dan antusiasme daerah.

“Aturan-aturan yang kita tetapkan hari ini sudah sesuai dengan FAI dan INA. Kuota juga sudah dibahas dan disepakati. Kita tinggal melakukan revisi final sebelum diserahkan ke KONI Provinsi tanggal 19 Juni,” ungkapnya.

Kualifikasi di Ngeloram, Evaluasi Porprov Sebelumnya

Selain merumuskan aturan, Rakerprov juga menyepakati jadwal pelaksanaan babak kualifikasi Porprov yang akan digelar di Lanud Ngloram, Cepu, pada September 2025. Lokasi ini dipilih dengan mempertimbangkan kesiapan teknis dan historis pelaksanaan kegiatan serupa di masa lalu.

Angga Trista, perwakilan Pengcab Klaten, menilai forum ini sangat konstruktif dan menjadi evaluasi penting dari Porprov sebelumnya.

“Kita sepakat dengan THB dan kuota atlet. Alhamdulillah, 18 hingga 20 kota/kabupaten sudah konfirmasi akan ikut. Ini langkah awal yang baik untuk menyaring atlet berprestasi dan memperkuat tim Aeromodelling Jateng,” ujarnya.

Komitmen Bersama untuk Prestasi

Rakerprov 2025 bukan hanya rutinitas administratif tahunan. Ia hadir sebagai momentum strategis dalam upaya memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dan menciptakan atmosfer kompetisi yang adil dan profesional.

Dengan dasar keputusan yang telah disepakati, Aeromodelling Jateng kini menatap masa depan dengan semangat baru: membina, membangun, dan mengukir prestasi di kancah daerah maupun nasional.

Pos terkait