Joko Raharjo Terpilih Nahkodai KONI Boyolali, Siap Satukan Visi Prestasi Daerah

Joko Raharjo no 2 dari kanan Ketua terpilih Koni Boyolali foto bersama Ketua FASI cabor Aeromodeling Jadi Nurcahyadi dan Tim (foto/ist)

BOYOLALI – Joko Raharjo resmi terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boyolali periode 2025–2027. Ia dipercaya memimpin KONI setelah ditetapkan melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablur) yang berlangsung di Pendopo Gede Boyolali, Rabu (15/10/2025).

Usai terpilih, Joko menegaskan langkah awal kepengurusannya akan difokuskan pada konsolidasi dan pembenahan ekosistem olahraga di Boyolali.

Bacaan Lainnya

 “Target pertama kami adalah menyatukan visi semua cabang olahraga. Kita duduk bersama untuk membahas arah pembinaan dan pengembangan olahraga Boyolali ke depan,” ungkap Joko.

Bupati Dorong KONI Jadi Wadah Pembinaan Prestasi

Bupati Boyolali, Agus Irawan, yang turut hadir dalam Musorkablur memberikan selamat atas terpilihnya Joko Raharjo. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa semangat baru bagi dunia olahraga Boyolali.

 “Harapannya KONI semakin maju dan bisa mengayomi seluruh cabang olahraga. Prestasi menjadi kunci untuk mengharumkan nama Boyolali di tingkat regional maupun nasional,” kata Agus.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan KONI menjadi faktor penting dalam membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berbasis prestasi.

Plt Ketua KONI: Sinergi Jadi Kunci

Plt Ketua KONI Boyolali sebelumnya, Dadar Hawantoro, menambahkan bahwa KONI memiliki tanggung jawab besar sebagai motor penggerak prestasi olahraga di daerah.

“KONI berperan strategis dalam meningkatkan kualitas SDM olahraga. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah, cabang olahraga, dan stakeholder lain agar pembinaan prestasi berjalan lebih terarah,” jelas Dadar.

Proses Demokratis dan Transparan

Pemilihan Ketua KONI Boyolali berlangsung melalui sejumlah tahapan terbuka, mulai dari sosialisasi pada 23 September 2025, pengambilan formulir calon 24–26 September, verifikasi berkas 1–3 Oktober, hingga penetapan calon terpilih pada 15 Oktober 2025.

Dengan terpilihnya Joko Raharjo, diharapkan semangat baru dalam pengembangan olahraga Boyolali dapat segera terealisasi. Tantangan besar menanti: membangun prestasi dari akar pembinaan hingga puncak podium.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan