Sukoharjo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Kodim 0726/Sukoharjo resmi dibuka melalui upacara di lapangan Desa Puron, Kecamatan Bulu, Selasa (10/2/2026). Pembukaan dilakukan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan dihadiri Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo, jajaran Forkopimda, kepala OPD, kepala desa, serta unsur organisasi kemasyarakatan setempat.
Komandan Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf. Reza Sahputra menyampaikan, TMMD Sengkuyung Tahap I akan berlangsung selama satu bulan terhitung mulai 10 Februari 2026. Program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
“Sasaran utama adalah betonisasi jalan penghubung Dukuh Margomulyo RT 02/RW 03 menuju Dukuh Sumbermulyo RW 01/RW 06 sepanjang 420 meter, lebar 3 meter, dan tebal 12 sentimeter,” ujar Dandim.
Selain itu, pembangunan talud jalan juga dilakukan di ruas yang sama dengan panjang masing-masing sisi kanan dan kiri 430 meter, lebar 0,4 meter, serta tinggi 1,3 meter. Infrastruktur tersebut dinilai krusial untuk memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam mendukung akses pertanian.
“Pembangunan jalan ini sangat penting untuk menunjang kelancaran transportasi warga, terutama akses hasil pertanian. Harapannya, produktivitas dan perekonomian masyarakat Desa Puron dan sekitarnya dapat meningkat,” kata Reza.
Tak hanya menyasar fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik. Di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara oleh Kodim 0726/Sukoharjo, penyuluhan keluarga berencana, kesehatan, dan pencegahan stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, DPPKBP3A, serta Puskesmas Bulu.
Kegiatan lain meliputi penyuluhan pertanian oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, serta layanan perekaman dan sosialisasi KTP elektronik (e-KTP) bagi masyarakat.
Bupati Etik Suryani berharap pelaksanaan TMMD mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup warga. Ia menegaskan, TMMD bukan sekadar membangun sarana fisik, melainkan juga membangkitkan semangat gotong royong dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola potensi desa.
“Program ini menjadi momentum untuk merajut kebersamaan dan memperkuat kegotongroyongan dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Etik.
Ia berharap TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Puron dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, serta memberikan hasil optimal sesuai tema tahun ini, yakni ‘Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa, Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa’.
Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur desa, pelayanan dasar, serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.






