TMMD Tahap I 2026 Resmi Dibuka di Surakarta, TNI dan Pemkot Perkuat Sinergi Bangun Infrastruktur dan Ketahanan Sosial

Surakarta – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Kota Surakarta, Selasa (10/2/2026). Upacara pembukaan digelar di halaman SDN Mijipinilihan, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, dan diikuti sekitar 200 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Upacara dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta, Budi Martono, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Pasiter Kodim 0735/Surakarta, Lettu Inf Sabam.

Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Arief Handoko Usman, Dandenpom IV/Surakarta Letkol Cpm Rifky Nur Rahman, Dandenzibang Surakarta Letkol Czi Agus Sriyanta, Dandenhub Surakarta Letkol Cke Dimas Bagus, Wakapolres Surakarta AKBP Sigit, serta unsur Forkopimda, camat, lurah, tokoh masyarakat dan tokoh agama se-Kecamatan Serengan.

Dalam amanat Wali Kota Surakarta yang dibacakan Sekda Budi Martono, ditegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

“TMMD bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui kerja bersama, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat ditangani secara lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Budi Martono.

Pada pelaksanaan TMMD Tahap I 2026 di Surakarta, salah satu sasaran fisik utama adalah perbaikan saluran air di Jalan Kahayan dan Jalan Karandan, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan. Pekerjaan dilakukan sepanjang 327 meter dengan pemasangan U-Ditch berukuran 80 x 80 sentimeter.

Perbaikan drainase tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan mengurangi risiko genangan maupun banjir di kawasan permukiman padat penduduk.

Selain sasaran fisik, TMMD juga menyasar program nonfisik berupa berbagai penyuluhan kepada masyarakat, antara lain wawasan kebangsaan dan bela negara, penguatan nilai-nilai Pancasila, penyuluhan kesehatan dan pencegahan stunting, kamtibmas, pencegahan bahaya narkoba, penguatan koperasi Merah Putih, mitigasi bencana banjir dan kebakaran, hingga pembagian bantuan sembako bagi warga sekitar lokasi kegiatan.

Pemerintah Kota Surakarta berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan sesuai rencana dengan mengedepankan kualitas pekerjaan serta memperhatikan keselamatan dan kenyamanan lingkungan.

“Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat jangka panjang yang dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir amanat, Pemkot Surakarta menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan TMMD Tahap I 2026.

Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Kota Surakarta secara resmi dibuka.

Program TMMD merupakan agenda terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan