SLEMAN – Sebanyak 232 peserta dari berbagai komunitas menyemarakkan acara senam massal dan lomba memancing yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Acara yang berlangsung di Eduwisata Semar Ndalil, Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman pada hari Minggu (28/06/2026) dihadiri langsung oleh Yusuf Randie, S.H sebagai Ketua Dopper Shooting Club beserta perwakilan dari berbagai unit terkait Dopper.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BNN Kota Yogyakarta dengan Yayasan Damar Jagad Pamungkas, Asosiasi Instruktur Senam Indonesia (AISI) Yogyakarta, Gapoktan Girimakmur, dan Eduwisata Semar Ndalil.
KOLABORASI LINTAS SEKTOR UNTUK P4GN
Luk luk Sihjati – Staf BNN Kota Yogyakarta – dalam rilis yang diterima pada hari Selasa (30/06/2026) menjelaskan: “Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).”
Menurutnya, pendekatan ini semakin relevan mengingat ancaman penyalahgunaan narkoba masih menjadi persoalan serius di Indonesia, termasuk DI Yogyakarta. “Berdasarkan Survei Nasional Penyalahgunaan Narkotika tahun 2023, prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 1,73 persen atau sekitar 3,33 juta penduduk berusia 15–64 tahun. Hasil survei periode 2025 menunjukkan angka tersebut meningkat menjadi 2,11 persen atau sekitar 4,15 juta jiwa,” bebernya.
“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya penanggulangan narkoba tidak cukup mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus diperkuat melalui strategi pencegahan yang melibatkan masyarakat secara luas,” tambahnya.
RANGKAIAN KEGIATAN YANG EDUKATIF DAN MERIAH
Acara diawali dengan senam massal yang dikemas secara interaktif. Tim Pencegahan BNN Kota Yogyakarta mengajak peserta mengikuti permainan edukatif yang menyampaikan pesan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, pentingnya membangun ketahanan diri, serta peran keluarga sebagai benteng pertama dalam pencegahannya.
Suasana semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize, sebelum kegiatan dilanjutkan dengan lomba memancing sebagai strategi untuk memperluas kampanye hidup sehat tanpa narkoba kepada berbagai elemen masyarakat.
Beragam komunitas turut berpartisipasi, di antaranya Dopper Shooting Club, LBH Dopper, Yayasan Cahaya Baru Dopper (bidang rehabilitasi narkoba), Padepokan Nuswantoro, Komunitas Seribu Janda, YLBH, Komunitas Opel Blazer, Semarang Level Kurator, Paguyuban Jemparingan Panah, Komunitas Buldozer, Komunitas Motor Antik, GASPOOL, Komunitas Off Road Merapi, Paguyuban Orang Pedhot, pelaku UMKM, Kelompok Gapoktan Giri Mulyo, serta berbagai organisasi masyarakat dan komunitas kuliner.
SUARA DUKUNGAN DARI PERWAKILAN DOPPER
Ibu Tri Hartati – perwakilan LBH Dopper – menyampaikan: “Kami dengan bangga mendukung kegiatan ini karena sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba. Sebagai lembaga hukum, kami siap memberikan bantuan hukum bagi mereka yang terkena dampak penyalahgunaan narkoba dan juga berperan dalam edukasi hukum terkait dengan narkoba.”
Hendrik MJ – perwakilan Dopper Rescue Korwil Sleman – menambahkan: “Dopper Rescue selalu siap berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba, terutama dalam memberikan bantuan kepada korban penyalahgunaan narkoba dan membantu proses rehabilitasi. Kami percaya bahwa kerja sama antara komunitas dan pemerintah akan lebih efektif dalam menangani masalah ini.”
Andi Hidayat – perwakilan Dopper Rescue Korwil Bantul – menyampaikan: “Kami melihat bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu tujuan yang sama, yaitu melawan ancaman narkoba. Kami siap terus berkolaborasi dengan BNN dan berbagai pihak untuk menjaga masyarakat dari bahaya narkoba.”
PANGANGAHAN KEPALA BNN KOTA YOGYAKARTA
Kombes Pol. Sudaryaka, S.I.K – Kepala BNN Kota Yogyakarta – mengungkapkan bahwa keberhasilan Program P4GN sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat: “BNN Kota Yogyakarta siap berkolaborasi dengan komunitas mana pun yang memiliki komitmen untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.”
Ia menjelaskan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu strategi yang terus diperkuat karena dinilai mampu menjangkau masyarakat secara lebih efektif. “Kami berharap peringatan HANI tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, media, dan masyarakat dalam mewujudkan Yogyakarta yang tangguh terhadap ancaman narkoba,” ujarnya.
“Perang melawan narkoba hanya dapat dimenangkan apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama dan menjadikan P4GN sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari,” tandas Kombes Pol. Sudaryaka, S.I.K.
KEHADIRAN KETUA DOPPER SHOOTING CLUB
Yusuf Randie, S.H – Ketua Dopper Shooting Club – yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan dukungan penuh: “Keluarga besar Dopper Shooting Club sangat mendukung upaya BNN Kota Yogyakarta dalam menangani masalah narkoba. Kami percaya bahwa melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif seperti ini, kesadaran masyarakat akan semakin meningkat, sehingga kita dapat bersama-sama membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.”
Edy Gunawan – perwakilan dari anggota Dopper Shooting Club – juga menyampaikan pandangannya dalam acara tersebut:
“Sebagai anggota Dopper Shooting Club, saya merasa sangat bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan yang sangat bermakna ini. Kami sebagai komunitas tidak hanya fokus pada aktivitas klub, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi dalam menangani masalah yang mengancam keamanan dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya adalah penyalahgunaan narkoba.”
Ia melanjutkan dengan semangat: “Kami siap berperan sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing – mulai dari mengedukasi anggota klub, keluarga, hingga tetangga tentang bahaya narkoba. Banyak dari kami yang memiliki keluarga dengan anak-anak muda, sehingga kami sangat paham betapa pentingnya melindungi generasi muda dari ancaman ini.”
“Kami juga siap bekerja sama dengan BNN Kota Yogyakarta dan berbagai komunitas lainnya dalam menggelar kegiatan edukatif atau kampanye tentang hidup sehat tanpa narkoba. Percaya atau tidak, komunitas memiliki kekuatan besar untuk menyebarkan pesan positif dan menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam Program P4GN,” tambahnya.






