SURABAYA – Komitmen Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Sukarno dalam membangun pendekatan kepolisian yang humanis dan memperkuat hubungan dengan masyarakat mendapat penghargaan.
Apresiasi tersebut diberikan dalam Ketik.com 9.9 Awarding bertema “Melesat Hebat” yang berlangsung di Mercure Surabaya Grand Mirama Hotel, Rabu (9/9/2026).
Dalam ajang yang digelar bertepatan dengan momentum ulang tahun ke-4 Ketik.com tersebut, Kombes Pol Danang menerima penghargaan sebagai Penggerak Kepolisian Humanis dan Kolaboratif.
Penghargaan diterima oleh Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin yang mewakili Kapolresta Malang Kota.
Bukan Sekadar Penegakan Hukum
Ipda Lukman mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya Polresta Malang Kota menghadirkan pola pelayanan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum.
Menurutnya, membangun kepercayaan masyarakat membutuhkan kehadiran polisi yang mampu berkomunikasi, mendengar persoalan warga, serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
“Kami mengapresiasi penghargaan ini. Ini menjadi motivasi bagi Polresta Malang Kota untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Lukman.
Pendekatan tersebut, lanjut dia, terus diwujudkan melalui berbagai bentuk pelayanan, kepedulian sosial, komunikasi publik, hingga kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Dengan pola tersebut, keberadaan polisi diharapkan tidak hanya dirasakan ketika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
Perkuat Sinergi dengan Media
Lukman menegaskan penghargaan tersebut akan menjadi pemacu bagi jajaran Polresta Malang Kota untuk terus memperkuat pelayanan sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Salah satu unsur yang dinilai penting adalah media massa. Kolaborasi dengan awak media diperlukan untuk memastikan informasi mengenai pelayanan maupun kegiatan kepolisian dapat diterima masyarakat secara terbuka dan akurat.
“Penghargaan ini kami jadikan penyemangat untuk terus meningkatkan kolaborasi khususnya kolaborasi serta sinergi dengan awak media dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Lukman.
Menurutnya, komunikasi yang sehat antara kepolisian dan media juga dapat membantu masyarakat memahami berbagai program serta langkah kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Ketik.com Berikan Apresiasi kepada Tokoh Inspiratif
Founder sekaligus CEO Ketik.com, Kiagus Firdaus, mengatakan 9.9 Awarding merupakan bentuk penghargaan kepada tokoh, mitra, dan insan inspiratif yang dinilai memberikan kontribusi positif melalui bidang masing-masing.
“9.9 Awarding kami hadirkan untuk memberikan apresiasi kepada para tokoh, mitra, dan insan inspiratif atas dedikasi, integritas, serta karya mereka dalam membangun negeri,” ujar Kiagus.
Nama 9.9 sendiri dipilih karena bertepatan dengan tanggal berdirinya Ketik.com, yakni 9 September 2022.
Pada penyelenggaraan tahun ini, sejumlah tokoh dari tingkat nasional maupun regional mendapatkan penghargaan atas kiprah dan kontribusinya.
Tema “Melesat Hebat” menjadi refleksi perjalanan Ketik.com sekaligus harapan agar media tersebut terus berkembang dan memperluas jangkauan informasi melalui karya jurnalistik yang informatif dan berkualitas.
Komitmen Polisi yang Dekat dengan Warga
Bagi Polresta Malang Kota, penghargaan tersebut menjadi penguat untuk mempertahankan pola pelayanan yang mengedepankan pendekatan humanis.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun rasa aman sekaligus kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan yang responsif, serta kerja sama lintas sektor.
“Kami berharap kolaborasi dan soliditas Polresta Malang Kota dengan Ketik.com terus meningkat dalam menyajikan informasi yang positif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutur Lukman.
Penghargaan 9.9 Awarding pun menjadi momentum bagi Polresta Malang Kota untuk terus memperkuat kepolisian yang humanis, responsif, dan kolaboratif, sekaligus menjaga sinergi dengan masyarakat, media, dan berbagai pemangku kepentingan demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif.





