Gerdal OPT Tembakau Digelar di Desa Sanggung, Sukoharjo: Dukung Kualitas dan Mutu Perkebunan Rakyat

Sukoharjo – Dinas Pertanian melalui Laboratorium PHP Perkebunan Kota Salatiga menggelar Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (Gerdal OPT) pada tanaman tembakau di Desa Sanggung, Kecamatan Sukoharjo, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menekan serangan hama dan penyakit menjelang masa panen serta meningkatkan hasil dan mutu perkebunan rakyat.

Kegiatan Gerdal ini difasilitasi oleh LPHP (Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit) Tanaman Perkebunan Jawa Tengah dan dibiayai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Provinsi Jawa Tengah. Salah satu perwakilan LPHP, Cahya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana cukai yang dikembalikan ke daerah penghasil tembakau untuk mendukung produktivitas petani.

“Alokasi kegiatan Gerdal tahun ini di Kabupaten Sukoharjo mencakup tiga wilayah, yakni Desa Sanggung, Kertonatan, dan Grogol. Ini merupakan berkah yang patut kita syukuri,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan teknis, LPHP juga menyerahkan bantuan berupa 5 unit hand sprayer dan bahan pengendali OPT yang siap digunakan dalam kegiatan pengendalian lapangan. Para petani diharapkan dapat memanfaatkan sarana tersebut secara optimal dan berkelanjutan.

“Kami mohon kerja samanya agar kegiatan ini bisa berjalan lancar dan berdampak nyata bagi peningkatan hasil panen serta kualitas tembakau rakyat,” tambah Cahya.

Gerdal OPT tembakau menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dan provinsi dalam mewujudkan ketahanan sektor perkebunan rakyat berbasis kolaborasi antara petani, pemerintah, dan lembaga teknis pertanian.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan