Sambut HUT RI ke-81, Rotary Club Solo Sriwedari Hidupkan Kembali Pojok Baca di Joho Surakarta

SOLO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Rotary Club of Solo Sriwedari menggelar aksi literasi sekaligus mengaktifkan kembali Pojok Baca Warga di Joho Kampoeng Hepi, RT 07, Surakarta, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Yukk Ke Pojok Baca” tersebut menjadi bagian dari komitmen Rotary Club of Solo Sriwedari dalam mendorong peningkatan minat baca dan menciptakan ruang belajar yang ramah bagi anak-anak di lingkungan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Rotaract Club of Solo Pakarti dan komunitas Ruang Solidaritas Joli Jolan. Kolaborasi lintas komunitas itu diarahkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan ruang edukasi yang dapat dimanfaatkan anak-anak secara berkelanjutan.

Mengusung tema “Yukk Kembali ke Buku, Membuka Jendela Ilmu, Memerdekakan Pikiran dengan Wawasan Bermutu”, kegiatan berfokus pada penyediaan bahan bacaan serta menghidupkan kembali aktivitas di Pojok Baca Warga.

President Rotary Club of Solo Sriwedari, Marcelina, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Aksi ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk Create Lasting Impact atau menciptakan dampak yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Rotaract Club of Solo Pakarti dan Ruang Solidaritas Joli Jolan, kami percaya bahwa sinergi pemuda dan komunitas lokal akan melahirkan dampak positif yang lebih luas dan bertahan lama bagi generasi penerus,” ujar Marcelina.

Sementara itu, DGN (District Governor Nominee) Marta Kristiana, mengatakan program literasi tersebut dirancang sebagai langkah awal untuk mengajak anak-anak kembali mengenal dan mencintai buku.

Menurutnya, perkembangan penggunaan gawai membuat sebagian anak semakin jarang berinteraksi dengan buku bacaan. Karena itu, Rotary ingin mendorong kebiasaan membaca melalui kegiatan yang dilakukan secara bertahap.

“Ini menjadi satu program yang memang sudah dirancang oleh Rotary Club of Solo Sriwedari berkaitan dengan program literasi. Menjadi kepedulian kami bahwa anak-anak sekarang banyak yang tidak akrab dengan buku bacaan karena lebih senang dengan gadget,” kata Marta.

Ia menambahkan, kegiatan penyerahan buku yang digelar kali ini merupakan tahap awal dari rangkaian program literasi berikutnya.

“Dengan kita mulai seperti ini pelan-pelan, setelah ini kami punya program-program berikutnya yang akan membawa anak-anak untuk mencintai buku. Jadi, program hari ini, penyerahan buku, adalah program awal untuk program-program berikutnya yang berkaitan dengan literasi supaya anak-anak kembali kepada buku,” ujarnya.

Dorong Kepercayaan Diri Anak

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua RT 07 Kampung Joho, Ganang. Ia mengapresiasi perhatian dan kepedulian Rotary terhadap anak-anak di wilayahnya.

Ganang mengatakan, selain persoalan minat baca, sejumlah anak di lingkungan tersebut juga membutuhkan ruang untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan kepercayaan diri.

“Kami dari Kampung Joho RT 07 menyampaikan terima kasih kepada Rotary atas perhatian kepada adik-adik kita di RT 07. Memang ada semacam mental blocking. Kemampuan mereka sebenarnya ada, tetapi untuk menyampaikan atau mengungkapkannya perlu dilatih dan dipecahkan,” kata Ganang.

Menurutnya, kegiatan yang melibatkan anak-anak secara langsung dapat menjadi salah satu sarana untuk membantu mereka lebih berani berinteraksi dan mengembangkan potensi.

“Harapannya, salah satunya melalui kegiatan dari teman-teman Rotary di sini. Saya sampaikan terima kasih sekali. Matur nuwun teman-teman,” ujarnya.

Bersih Pojok Baca hingga Storytelling

Ketua Panitia Kegiatan, Rtn. Eri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar berupa penyerahan bantuan buku, tetapi diarahkan untuk menghidupkan kembali fungsi Pojok Baca sebagai ruang belajar bersama.

“Konsep utama dari project ini bukan sekadar penyerahan bantuan secara simbolis, melainkan sebuah aksi nyata untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami ingin menghidupkan kembali Pojok Baca ini sebagai ruang tumbuh yang interaktif, inklusif, dan menyenangkan bagi anak-anak di Joho Kampung Happy,” ujar Eri.

Rangkaian kegiatan berlangsung pukul 15.00 hingga 17.30 WIB. Sejumlah aktivitas edukatif dan partisipatif digelar, antara lain aksi bersih perpustakaan bersama, storytelling dan membaca bersama, serta penyerahan buku dan hadiah lomba kemerdekaan.

Dalam aksi bersih perpustakaan, anggota Rotary, Rotaract, dan anak-anak warga Joho bersama-sama merapikan serta menata kembali area Pojok Baca Warga.

Sementara melalui sesi storytelling dan reading with fun, anak-anak diajak berinteraksi dengan buku melalui kegiatan mendongeng dan membaca bersama dalam suasana yang menyenangkan.

Kegiatan juga diisi dengan penyerahan koleksi buku bacaan kepada Pojok Baca Warga serta pemberian apresiasi kepada anak-anak yang mengikuti lomba dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Reaktivasi Pojok Baca tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi ruang belajar yang terus digunakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak di Joho.

Rotary Club of Solo Sriwedari bersama Rotaract Club of Solo Pakarti, Ruang Solidaritas Joli Jolan, dan warga setempat berharap kolaborasi tersebut dapat menumbuhkan kebiasaan membaca sekaligus membantu anak-anak mengembangkan wawasan, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Rotary Club of Solo Sriwedari merupakan bagian dari Rotary International, organisasi pengabdian masyarakat yang menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan. Di Surakarta dan sekitarnya, Rotary Club of Solo Sriwedari turut menjalankan kegiatan sosial yang mencakup bidang literasi dan pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan