Surakarta – Kolaborasi Yayasan KAKAK, Fakta Indonesia, PKK Kota
Surakarta, Pemerintah Kelurahan, Kampung Bebas Asap Rokok dan Pemuda Penggerak
dari 3 Kelurahan di Kota Surakarta mendeklarasikan diri sebagai Kampung Sehat Siaga
Diabetes dan Obesitas. Deklarasi ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat
terhadap meningkatnya risiko penyakit tidak menular, khususnya diabetes dan obesitas,
yang kini mulai banyak dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa.
Melalui deklarasi ini, warga kampung dari 3 Kelurahan di Kota Surakarta bersepakat
untuk:
1. Menjalankan pola hidup sehat dengan mengonsumsi dan menyediakan makanan
bergizi sebagai upaya pencegahan diabetes dan obesitas.
2. Mengurangi konsumsi Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) di
lingkungan kampung.
3. Menghapus segala bentuk promosi Minuman Berpemanis Dalam Kemasan di
wilayah kampung.
4. Mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah dan pusat terkait penerapan
cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan.
“Deklarasi ini adalah langkah kecil namun penting. Kami melibatkan banyak kader FKK
(Forum Kesehatan Kelurahan) dalam deklarasi ini agar sosialisasi MBDK senantiasa bisa
ditekankan dalam forum di tingkat kelurahan, ujar Doody ketua FKK Kelurahan
Mojosongo.
Shoim dari Yayasan KAKAK menyampaikan, Deklarasi ini menjadi Gerakan Masyarakat
yang peduli Kesehatan khususnya Kesehatan anak yang saatnya tumbuh dan
berkembang. Memberikan minuman sehat yang mendukung tumbuh kembangnya
menjadi hal penting, karena hasil riset KAKAK menunjukkan MBDK sangat dekat dan
banyak dikonsumsi oleh anak, sementara orang tua justru memfasilitasi. Deklarasi ini
juga menjadi bagian dari dukungan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang
berpihak pada kesehatan publik. Dengan kesadaran kolektif dan komitmen bersama,
warga percaya dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi
mendatang.
“Meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai risiko kesehatan akibat konsumsi
Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) perlu segera ditindaklanjuti oleh
Pemerintah. Produk dengan harga yang sangat terjangkau dan strategi promosi yang
menyesatkan tidak boleh terus dibiarkan. Kami bersama Koalisi Warga Kampung Sehat
Siaga Diabetes & Obesitas Indonesia, mendesak penerapan kebijakan fiskal berupa
cukai MBDK serta kebijakan nonfiskal melalui label peringatan depan kemasan. Sebagai
langkah nyata melindungi generasi Indonesia Emas tahun 2045 yang sehat dan berdaya
saing” tambah Ketua FAKTA Indonesia, Ary Subagyo Wibowo.
Gerakan Masyarakat Surakarta Untuk Komitmen bersama Deklarasi Kampung Sehat Siaga Diabetes dan Obesitas






