Bogor – Kepala Pusat Zeni Angkatan Darat (Kapusziad) Mayjen TNI Budi Hariswanto, S.Sos., M.A.P., memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Bogor, Rabu (7/1/2026).
Upacara penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan dasar kemiliteran sekaligus menjadi awal pengabdian bagi para prajurit muda TNI Angkatan Darat. Seluruh peserta pendidikan dinyatakan lulus setelah mengikuti proses pembinaan fisik, mental, dan disiplin keprajuritan secara terukur dan berkesinambungan.
Dalam amanatnya, Kapusziad menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pendidikan dengan aman, tertib, dan lancar. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan ini merupakan hasil kerja keras seluruh unsur penyelenggara serta semangat dan ketekunan para siswa.
“Pada hari ini kita masih diberikan kekuatan dan kesehatan sehingga dapat hadir untuk mengikuti upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara Zeni TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2025 dalam keadaan sehat wal’afiat,” ujar Kapusziad.
Kapusziad menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses pembentukan prajurit, melainkan fondasi awal dalam membangun sikap, karakter, dan profesionalisme sebagai Bintara TNI Angkatan Darat. Ia mengingatkan agar nilai-nilai disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab yang telah ditanamkan selama pendidikan terus dijaga dan diimplementasikan dalam setiap penugasan.
“Keberhasilan kalian tidak hanya diukur dari kelulusan, tetapi dari kemampuan menjaga dan menerapkan standar keprajuritan yang telah dibentuk selama pendidikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapusziad menambahkan bahwa ke depan setiap prajurit akan dinilai melalui rekam jejak pengabdian, baik dalam kondisi diawasi maupun tidak diawasi, dalam situasi normal maupun penuh tekanan.
Upacara penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan kesiapan para Bintara muda untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai prajurit TNI Angkatan Darat yang profesional, berkarakter, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.
Sumber : pen puziad






