SURAKARTA – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kalurahan Baluwarti menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa di Masjid Paromosono, Keraton Surakarta, Jumat sore (13/3). Kegiatan sosial yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini menjadi wujud kepedulian NU Baluwarti terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus ranting, lembaga dan badan otonom (banom) NU, tokoh masyarakat, Kepala Pemerintah Kalurahan Baluwarti beserta unsur kelembagaannya, takmir masjid, serta perwakilan dari Keraton Kasunanan Surakarta.
Ketua Tanfidziyah NU Ranting Baluwarti, Drs. Jauhari, dalam sambutannya menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama sebagai organisasi kemasyarakatan Islam tidak hanya berperan dalam menjaga dan menguatkan akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, tetapi juga harus hadir secara nyata dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut diselenggarakan secara mandiri oleh pengurus ranting dengan dukungan masyarakat sekitar. Menurutnya, keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk terus berkhidmat kepada umat.
“Walaupun dengan segala keterbatasan, semangat untuk berbuat bagi sesama tidak boleh surut. Justru melalui kerja sama seluruh unsur di lingkungan masyarakat, kita dapat mewujudkan kemandirian dan memperkuat jam’iyah,” ujar Jauhari.
Ia juga menegaskan bahwa ranting merupakan ujung tombak perjuangan Nahdlatul Ulama karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, peran aktif ranting perlu mendapat dukungan dari seluruh unsur lembaga dan warga Nahdliyin agar perjuangan organisasi tetap sejalan dengan visi dan misi para pendirinya.
Menurut Jauhari, berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang digelar NU Ranting Baluwarti telah berjalan hampir satu dekade. Santunan anak yatim sendiri rutin diselenggarakan dua kali dalam setahun, yakni pada bulan Muharram dan bulan Ramadhan.
Selain itu, NU Baluwarti juga secara konsisten menyelenggarakan kegiatan keagamaan lain seperti Tahlil Kubro dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap tahunnya.
“Harapannya, seluruh kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga syiar Islam yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan Baluwarti dan sekitarnya,” katanya.
Dalam kegiatan santunan tersebut, NU Ranting Baluwarti membagikan bingkisan uang lebaran yang dihimpun dari donasi pengurus serta masyarakat yang peduli terhadap kegiatan sosial tersebut.
Sedikitnya 50 anak yatim dan dhuafa menerima santunan dan mengikuti kegiatan makan bersama yang digelar di Masjid Paromosono, kawasan Keraton Surakarta.






