WONOGIRI – Polres Wonogiri mengerahkan 296 personel untuk mengamankan kegiatan pendadaran calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Parluh 2016 Cabang Wonogiri yang berlangsung di GOR Giri Mandala, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (16/5/2026) malam.
Pengamanan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops Polres Wonogiri Kompol Agus Syamsudin, S.H. Apel tersebut digelar sebagai langkah antisipasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan sekitar 50 personel pengamanan internal atau koordinator lapangan dari PSHT. Pengamanan dilakukan mulai dari keberangkatan peserta dari titik kumpul masing-masing ranting hingga kepulangan peserta setelah kegiatan selesai.
Dalam arahannya, Kompol Agus Syamsudin menyampaikan bahwa kegiatan diperkirakan berlangsung hingga dini hari sesuai jadwal acara yang berakhir sekitar pukul 03.00 WIB. Ia meminta seluruh perwira pengendali dan personel di lapangan mengoptimalkan pengaturan waktu serta pengamanan di masing-masing titik.
“Kegiatan malam ini diperkirakan cukup ramai karena bersamaan dengan pasar malam di area belakang GOR. Seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Polres Wonogiri juga menyiagakan personel pengamanan tertutup untuk melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi potensi kerawanan seperti arak-arakan kendaraan, konvoi, hingga konsumsi minuman keras yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kepada koordinator lapangan PSHT, pihak kepolisian meminta agar peserta maupun penggembira tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan konvoi yang berpotensi menghambat arus lalu lintas maupun memicu gesekan antarkelompok.
Usai apel, seluruh personel langsung menempati titik pengamanan sesuai ploting yang telah ditentukan.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama saat pergeseran dan kepulangan peserta kegiatan. Harapannya seluruh rangkaian pendadaran PSHT dapat berjalan aman, tertib, dan situasi Kabupaten Wonogiri tetap kondusif,” kata AKP Anom Prabowo.
Ia menambahkan, pendekatan humanis tetap dikedepankan dalam pelaksanaan pengamanan, termasuk saat memberikan imbauan kepada peserta maupun masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.(Din/r)






