SEMARANG – Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Ferry Juliantono menegaskan komitmennya mendorong pengembangan ekonomi syariah di Jawa Tengah melalui penguatan koperasi, UMKM, industri halal hingga perluasan akses pasar global.
Komitmen tersebut disampaikan saat Pelantikan Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah yang dirangkaikan dengan peresmian Koperasi Ekspor Merah Putih di Semarang, Jumat (2/10/2026).
Ferry mengatakan Jawa Tengah memiliki potensi ekonomi dari berbagai sektor, mulai pertanian, perkebunan, perikanan, industri pengolahan, UMKM hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikonsolidasikan agar mampu menghasilkan nilai tambah sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk internasional.
“Kami di MES memiliki komitmen bersama untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah di Jateng. Terlebih upaya kami mendapat sambutan yang positif dari Pemerintah Provinsi Jateng dan Ketua Umum MES Pak Rosan Roeslani, kita akan kembangkan MES dan ekonomi syariah di Jateng,” kata Ferry.
Koperasi Jadi Penguat Produk Lokal
Ferry menyebut salah satu tantangan dalam pengembangan ekonomi adalah meningkatkan kapasitas dan kualitas produk, sekaligus membuka akses pembiayaan dan pasar seluas-luasnya.
Karena itu, ia mengapresiasi peresmian Koperasi Ekspor Merah Putih yang diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong koperasi naik kelas.
Melalui koperasi, berbagai produk masyarakat dapat dihimpun dan diperkuat sehingga mampu memenuhi standar kualitas, menjaga kontinuitas pasokan serta menyesuaikan kebutuhan pasar internasional.
“Jika kita melihatnya dari perspektif ekonomi syariah, semangat koperasi memiliki keselarasan dengan nilai-nilai kebersamaan, kemitraan, keadilan dan kebermanfaatan,” ujar Ferry.
Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah tidak sebatas pada transaksi yang sesuai prinsip syariah. Lebih jauh, aktivitas ekonomi juga harus mampu menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan usaha dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
MES Diharapkan Hadir Lewat Program Nyata
Ferry juga mengapresiasi pengukuhan pengurus MES Jawa Tengah. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kiprah MES dalam pengembangan ekonomi daerah.
“Di sinilah saya berharap MES Jawa Tengah dapat mengambil peran yang semakin nyata. Koperasi Ekspor Merah Putih yang hari ini diresmikan dapat menjadi salah satu ruang konkret bagi MES untuk menerjemahkan semangat ekonomi syariah ke dalam aktivitas ekonomi,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani mengatakan mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Namun, menurutnya, praktik dan realisasi ekonomi syariah di masyarakat masih perlu terus didorong agar prinsip tersebut semakin terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.
“Oleh karena itu keberadaan MES ini diharapkan menjadi penghubung bagi pemerintah, akademisi, dunia usaha dan stakeholder terkait lainnya. Kalau kita bisa bersinergi maka manfaat yang dirasakan masyarakat akan lebih besar,” kata Rosan.
Dorong Potensi Ekonomi Syariah Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang juga Ketua Dewan Penasihat MES Jawa Tengah mendorong pengurus MES mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang ada di daerah agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Salah satu yang disorot yakni pengembangan wisata ramah muslim, termasuk potensi di Demak dan kawasan keraton.
Luthfi meminta pengurus MES menggandeng berbagai pemangku kepentingan sehingga program ekonomi syariah di Jawa Tengah dapat berkembang dan menjadi rujukan di tingkat nasional.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat MES Rosan Perkasa Roeslani, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Koperasi Ari Permana, Koordinator Wilayah MES Jawa Balinusra Kukrit Suryo Wicaksono, serta Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Jawa Tengah Reza Arif Budi Artha.






