THE STORY of KUNIR MADU

Solo, Kabarjoglo.com – Terbaru dari Hotel Solia Yosodipuro Solo yang bertempat di Jalan Yosodipuro atau sebelah barat Istana Mangkunegaran. Dahulu wilayah barat Mangkunegaran banyak rumah-rumah magersari yang memelihara berbagai macam hewan seperti ayam. Ayam-ayam itu ketika sudah besar biasa dikonsumsi para pemiliknya.

Mereka akan menyembelih ayam ini dan dimakan bersama-sama dengan keluarganya Dengan mendengar beberapa cerita darı masyarakat sekitar maka kamı mempunyai satu gagasan untuk membuat satu menu yaitu “Ayam Kunir Madu” adalah Ayam panggang yang dimasak dengan berbagai macam bumbu pilihan, dikukus dengan Kunir sehingga menampilkan warna kuning keemasan di dagingnya. Lalu di oles dengan Madu sehingga menampilkan warna merah kecoklatan. Karena Ayam ini dimasak dengan cara di panggang maka sudah dipastikan rendah kolesterol dan akan memberikan sen sasi renyah diluar dan lembut didalam.

Disajikan dengan tiga sambal seperti sambal matah, sambal bawang dan sambal terasi serta berbagai lalapan seperti selada, mentimun dan tomat. Lalu penyajiannya menggunakan tampah yang bisa dınikmati untuk 4 orang sangat cocok untuk membuat suasana makan semakin menambah rasa kebersamaan.

Ayam Kunir Madu merupakan Menu Signature dari kami. Nama Kunir Madu sendirı diambil dari nama
Restaurant yang ada di Hotel Solia Yosodipuro yaitu Kunir Madu Resto. Filosofí dari Kunir Madu adalah Kunir yang berwarna kuning adal ah sebagai obat, dan Madu yang berwarna coklat kemerahan adalah sebagai penyembuh. Maka diharapkan para tamu yang menikmati menu signature kami akan selalu sehat dan bahagia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan