Kolaborasi Perdana Sahid Tour dan Sahid Jaya Hotel: Tebar Kurban, Jalin Kebersamaan

SOLO – Sebanyak tiga ekor sapi dan enam kambing disembelih pada Iduladha tahun ini oleh Sahid Tour bekerja sama dengan Sahid Jaya Hotel Solo. Kegiatan kurban yang melibatkan alumni serta jemaah haji ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan secara terpusat di Solo. Bagaimana kolaborasi ini terjadi dan apa dampaknya bagi warga sekitar?

Solo – Suasana Iduladha 1446 H di Hotel Sahid Jaya Solo tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Sahid Tour bekerja sama dengan Sahid Jaya Hotel dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Kolaborasi ini menghasilkan total sembilan hewan kurban yang terdiri dari tiga ekor sapi dan enam ekor kambing.

Bacaan Lainnya

Direktur Sahid Tour, Hari Prakoso menjelaskan bahwa inisiatif ini melibatkan alumni serta jemaah haji tahun 2025. Salah satu sapi bahkan merupakan sumbangan pribadi dari alumni atas nama Bani Samudra.

“Ini perdana kami lakukan di Solo. Biasanya kami sebar ke cabang-cabang. Tahun ini sebagian kami pusatkan di sini agar lebih terasa kebersamaannya,” jelas Hari saat ditemui usai proses pemotongan hewan kurban, Kamis (5/6/2025).

Menurutnya, waktu persiapan yang hanya kurang dari seminggu tak menyurutkan semangat para alumni. Antusiasme tinggi ini menjadi motivasi bagi Sahid Tour untuk meningkatkan jumlah kurban tahun depan. “Target kami insyaallah bisa tiga kali lipat dari tahun ini,” tambah Hari.

Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara manajemen, alumni, jemaah, dan masyarakat sekitar. Pemotongan dilakukan di area Hotel Sahid Jaya, dan daging kurban dibagikan kepada warga sekitar serta karyawan hotel dan Sahid Tour, terutama yang berstatus pegawai harian.

General Manager Hotel Sahid Jaya Solo,Willy Hizkia M , menyebutkan bahwa pendistribusian dilakukan dengan sistem kupon. Data warga telah dikumpulkan sebelumnya melalui RT dan RW setempat, sehingga pembagian daging berjalan tertib.

“Kita ingin kegiatan ini menjadi rutin tahunan. Kolaborasi ini menunjukkan semangat kebersamaan. Bukan zamannya lagi jalan sendiri-sendiri, sekarang saatnya kolaborasi ala Avengers,” ujar Willy sambil tersenyum.

Selain pemotongan hewan kurban, pagi harinya juga digelar salat Iduladha bersama. Meskipun dikelilingi oleh banyak masjid, jumlah jemaah yang hadir meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Sahid Tour juga mencatat keberangkatan 243 jemaah haji tahun ini, termasuk petugas dan dokter pendamping. “Kami berangkatkan tiga dokter untuk memastikan kesehatan para jemaah. Ini bentuk komitmen kami,” jelas Hari.

Terkait isu haji furoda yang ramai diperbincangkan, Hari menegaskan bahwa Sahid Tour tidak menyediakan layanan tersebut. Ia menekankan risiko yang kerap tidak disadari masyarakat, terutama soal kepastian visa. “Visa furoda itu bukan jaminan berangkat, karena tergantung kuota dari pemerintah Arab Saudi. Kami memilih tidak menawarkan itu demi keamanan jemaah,” jelasnya.

Dari Solo, sebanyak 48 jemaah diberangkatkan melalui kantor cabang Sahid Tour Arya Solo. Ririn Listarini  pimpinan cabang, menyebut bahwa sebagian besar jemaah berasal dari daerah sekitar Solo dan Klaten, termasuk hasil penjaringan dari relasi komunitas radio lokal.

Kegiatan kurban dan keberangkatan haji ini menjadi bukti peran aktif Sahid Grup dalam menjalin hubungan sosial yang kuat, tak hanya dalam skala bisnis, tapi juga kontribusi nyata pada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkas Hari.

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan