KARTASURA – Menjelang peringatan Hari Jadi Kartasura atau Ambal Warsa ke-345, panitia menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Rapat tersebut membahas detail acara sekaligus pembagian tugas masing-masing panitia.
Ketua Panitia Ambal Warsa Kartasura, Dr. Suratno, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perayaan tahun ini akan berlangsung pada 10–21 September 2025. “Kami telah menyiapkan beragam acara untuk memeriahkan peringatan Ambal Warsa Kartasura, mulai dari bazar UMKM hingga pertunjukan seni budaya setiap harinya,” ungkapnya.
Bazar UMKM akan menjadi salah satu agenda utama, memberi ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka sekaligus mengajak masyarakat mencintai produk dalam negeri. Sementara itu, panggung seni budaya akan menampilkan berbagai pertunjukan tradisional khas Kartasura, mulai dari tari, musik, hingga kesenian rakyat.
Acara yang paling ditunggu-tunggu masyarakat adalah pagelaran wayang kulit dengan menghadirkan dalang ternama. Dr. Suratno menyebut penampilan ini akan menjadi salah satu sorotan utama dalam rangkaian Ambal Warsa ke-345.
Sebagai penutup, akan digelar kirab budaya yang melibatkan beragam kelompok kesenian. Kirab ini diharapkan mampu menjadi simbol semangat pelestarian budaya serta mempererat kebersamaan warga Kartasura.
Menariknya, seluruh rangkaian acara akan dipusatkan di Petilasan Karaton Kartasura, sebuah situs bersejarah yang sarat nilai historis. “Dengan memilih lokasi ini, kami ingin menghadirkan nuansa yang autentik sekaligus mengingatkan masyarakat pada jejak sejarah Kartasura,” jelasnya.
Melalui perayaan Ambal Warsa ke-345, panitia berharap momen ini dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus mendukung geliat ekonomi lokal melalui UMKM.






