Komunitas Derap Solo Raya Gelar Acara Mengenang Maestro Tonny Koeswoyo di Solo

Solo – Komunitas penggemar musik legendaris Koes Bersaudara Koes Plus yang tergabung dalam Derap Solo Raya (DSR) menggelar acara mengenang Maestro Tonny Koeswoyo, pendiri Koes Plus, di Cafedangan Manahan, Solo, Sabtu (18/1/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari lahir Tonny Koeswoyo (19 Januari 1936) sekaligus sebagai bentuk penghormatan atas jasa besarnya dalam membentuk perjalanan musik pop Indonesia.

Acara berlangsung meriah dengan penampilan band AD Plus Solo Raya yang membawakan lagu-lagu legendaris Koes Plus. Suasana semakin hidup berkat aksi energik DSR Dancer Squad, yang tampil bersama sejumlah dancer perwakilan komunitas, menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus hiburan bagi para pengunjung.

Bacaan Lainnya

Meski cuaca kurang bersahabat dengan hujan yang turun sejak siang hingga malam hari, kegiatan tetap berlangsung khidmat, lancar, dan penuh kebersamaan. Antusiasme para penggemar KB-KP dari berbagai wilayah Solo Raya mencerminkan kuatnya ikatan emosional dan semangat persatuan dalam melestarikan musik legendaris Tanah Air.

Ketua Umum Derap Solo Raya, Sri Suharni (Reny), menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, baik melalui doa, dukungan materi, maupun kehadiran secara langsung.

“Alhamdulillah, acara mengenang Maestro Tonny Koeswoyo dapat berjalan kanthi selamat, baik, lancar, dan bahagia. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, tim koordinator, para tamu, penggemar KB-KP, serta pihak Cafedangan Manahan yang telah menyengkuyung acara ini,” ujar Reny.

Kegiatan ini dikoordinatori oleh Agus Ambarepto, S.E., M.M., dengan dukungan penuh dari seluruh koordinator lapangan serta keluarga besar DSR. Reny berharap, seluruh kebaikan dan partisipasi yang diberikan mendapat balasan berkah dan menjadi amal ibadah.

Lebih dari sekadar peringatan hari lahir, acara ini bertujuan menghormati dan mengapresiasi jasa Tonny Koeswoyo, menjaga serta menghargai warisan musik Koes Plus, mengenang sosok maestro yang idealis, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi musisi muda.

“Bagi DSR, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, persaudaraan, dan kebersamaan antar komunitas penggemar KB-KP agar tetap terjaga dan semakin solid,” tambahnya.

Melalui acara ini, Derap Solo Raya berharap semangat dan karya Koes Plus akan terus hidup dan abadi, serta membawa dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Acara ditutup dengan semangat kebersamaan khas komunitas Derap Solo Raya melalui slogan “Satu Hati Untuk Semua, DSR Jaya!”, sebagai simbol persatuan dan kecintaan terhadap musik Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan