Makassar – SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta meraih tujuh medali dalam ajang OlympicAD VIII tingkat nasional yang digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar pada 12–14 Februari 2026.
Tujuh medali tersebut terdiri atas empat medali emas dan tiga medali perak dari berbagai cabang perlombaan. Sekolah mengirimkan 12 peserta untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.
Kepala SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Muhdiyatmoko, menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa dan guru pembimbing. Menurut dia, hasil tersebut merupakan buah dari proses pembinaan dan persiapan yang dilakukan secara intensif.
“Kami bersyukur atas capaian ini. Terima kasih kepada para guru pembimbing dan siswa yang telah berjuang. Harapannya, pengalaman ini membentuk mental juara dan kepercayaan diri anak-anak dalam berkompetisi di tingkat nasional,” ujarnya.
Empat medali emas diraih pada kategori berbeda. Guru Fisika, Nurul Fitria, meraih emas pada kategori Inovasi Media Pembelajaran. Fatiha Naimada Syarafana memperoleh emas cabang News Reading. Nismara Pragya Chedrina Agung meraih emas Olimpiade Matematika. Sementara cabang Film Indie meraih emas melalui kolaborasi Lynn Ardianto, Rahmatullah Raka Raharjo, dan Prasisto Abid.
Adapun tiga medali perak diraih Naura Prashanti pada cabang Story Telling, Danestha Athaya Raendra pada cabang Kaligrafi, serta Kinartyas Aqilla Wahyuningrum bersama Rashya Wardhana pada kategori Majalah Sekolah.
Fatiha Naimada Syarafana mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih dalam pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi tingkat nasional. Ia menyampaikan terima kasih kepada para guru atas bimbingan yang diberikan selama proses persiapan.
OlympicAD VIII merupakan ajang kompetisi nasional yang diikuti lebih dari 8.000 pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 73 kategori dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, dengan sistem penetapan juara yang menghasilkan peraih medali emas, perak, dan perunggu di setiap kategori.






