Resto Mataram & Soto Griya Jawa Resmi Hadir di Kartasura, Usung Konsep Jawa Klasik Modern dengan Harga Merakyat

SUKOHARJO – Dunia kuliner di wilayah Kartasura kembali diramaikan dengan hadirnya dua unit usaha kuliner dalam satu manajemen, yakni Resto & Cafe Mataram dan Soto Griya Jawa. Keduanya resmi dibuka pada 10 Februari 2026 dan langsung mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Manajer Resto Mataram dan Soto Griya Jawa, Mayangsari, menjelaskan bahwa Resto Mataram merupakan cabang pertama, sementara Soto Griya Jawa menjadi unit kedua dengan kepemilikan yang sama.

“Jadi satu owner memiliki dua unit usaha dengan konsep berbeda, namun tetap dalam satu benang merah budaya Jawa,” ujarnya saat ditemui Kabar Joglo.

Angkat Filosofi Mataram dan Kartasura

Nama “Mataram” dipilih bukan tanpa alasan. Konsep tersebut terinspirasi dari sejarah Kerajaan Mataram Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan wilayah Kartasura hingga Surakarta.

Sebagaimana diketahui, Kartasura pernah menjadi pusat pemerintahan sebelum berpindah ke Surakarta. Kerajaan Mataram Islam sendiri memiliki jejak sejarah panjang dalam perkembangan budaya Jawa di wilayah tersebut.

“Owner memiliki pandangan bahwa Kartasura juga bagian dari Mataram. Jadi nilai historis dan filosofinya kami angkat dalam konsep resto ini,” jelas Mayangsari.

Resto Mataram mengusung konsep Jawa klasik modern, memadukan sentuhan tradisional dengan nuansa kekinian. Sementara Soto Gria Jawa menampilkan konsep rumah Jawa yang lebih kental dengan ornamen budaya.

Baru Dua Pekan, Antusiasme Membludak

Meski baru beroperasi sekitar dua pekan, antusiasme pengunjung disebut sangat tinggi. Sejak pagi hingga malam hari, pelanggan terus berdatangan.

“Alhamdulillah kami merasa surprise sekaligus bersyukur. Dari pagi, siang, sore sampai malam pengunjung ramai sekali,” katanya.

Selama bulan Ramadan, operasional dibuka mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB, sehingga masyarakat Kartasura, Solo, dan sekitarnya dapat menikmati menu sejak pagi hingga malam hari.

Menu Nusantara Jadi Andalan

Untuk Resto & Cafe Mataram, konsep kuliner yang diangkat adalah perpaduan coffee and eatery dengan menu Nusantara. Beberapa menu andalan di antaranya:

  • Ayam kampung goreng dan bakar
  • Ayam potong
  • Bebek goreng dan bakar
  • Nila dan lele
  • Beragam menu penyetan

Sementara di Soto Gria Jawa, tersedia dua menu utama: soto ayam dan soto sapi dengan harga terjangkau, mulai Rp6.000 hingga Rp8.000 per porsi.

“Karena lokasi kami dekat dengan kampus, salah satu target market adalah mahasiswa. Jadi harga kami sesuaikan agar tetap ramah di kantong,” jelasnya.

Kopi Nusantara & Minuman Tradisional Jadi Signature

Tak hanya makanan, Resto Mataram juga menghadirkan berbagai minuman khas Nusantara sebagai signature menu, seperti:

  • Kopi Nusantara
  • Es Telang
  • Es Rosella
  • Wedang Uwuh

Minuman tersebut dipilih karena mencerminkan identitas minuman tradisional Indonesia yang sehat dan berkarakter.

“Kami ingin mengangkat value minuman Nusantara sebagai ciri khas Mataram,” tambah Mayangsari.

Dengan konsep historis, nuansa Jawa klasik modern, serta harga yang terjangkau, Resto Mataram dan Soto Griya Jawa optimistis menjadi destinasi kuliner baru pilihan warga Kartasura dan sekitarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan