SUKOHARJO – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan olahraga dengan sukses menggelar Turnamen Bola Voli Univet Cup #4 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-58 kampus dan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 April 2026 di Lapangan Voli Univet Bantara.
Turnamen ini diikuti puluhan tim pelajar tingkat SMA/SMK dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), baik kategori putra maupun putri. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk menjaring bakat atlet muda berbakat di bidang bola voli.
Persaingan berlangsung ketat hingga babak final. Pada kategori putra, SMK Pancasila 7 Pracimantoro berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menampilkan performa impresif. Posisi runner-up ditempati SMA Negeri 4 Surakarta, disusul SMK Pancasila 4 Baturetno di peringkat ketiga. Gelar Most Valuable Player (MVP) putra diraih oleh Fardhan Alif S.

Sementara di kategori putri, SMA Negeri 1 Tanjungsari tampil dominan dan meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati SMA Negeri 1 Pacitan, dan juara ketiga diraih SMK Negeri Jatipuro. Gelar MVP putri disabet oleh Fiona Maharani S. dari SMA Negeri 1 Tanjungsari, Gunungkidul.
Rektor Univet Bantara, Farida Nugrahani, menegaskan bahwa turnamen ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya kampus dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda di bidang olahraga.
“Melalui turnamen ini, kami ingin memberikan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, khususnya di cabang olahraga bola voli, sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kompetisi yang sehat,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihak kampus juga membuka peluang bagi para peserta untuk melanjutkan pendidikan di Univet Bantara, terutama melalui Program Studi Pendidikan Jasmani yang kini menjadi salah satu fokus pengembangan.
Sebagai bentuk apresiasi, Univet Bantara turut memberikan beasiswa pendidikan bagi para juara yang berminat melanjutkan studi, serta uang pembinaan bagi tim-tim berprestasi.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga berperan sebagai jembatan bagi lahirnya atlet-atlet muda potensial yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi.






