SURAKARTA – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menggelar PK Fest 2026 sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan inovasi siswa, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari kompetisi akademik dan nonakademik, bazar kewirausahaan, pameran karya, hingga pertunjukan seni.
Festival tahunan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran sekaligus mengasah kemampuan di berbagai bidang. Peserta yang berasal dari jenjang SMP dan MTs turut berpartisipasi dalam sejumlah perlombaan, seperti olimpiade, tahfiz, pembuatan film pendek, hingga kompetisi gim daring.
Humas SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Hendro Susilo, M.Pd., menjelaskan bahwa PK Fest 2026 merupakan salah satu rangkaian kegiatan menuju peringatan satu dekade berdirinya sekolah melalui program “Road to One Decade.”
“Selain lomba untuk pelajar SMP dan MTs se-Solo Raya, kami juga menampilkan hasil karya siswa kelas XI yang mengikuti program Sit In University. Dari pengalaman tersebut lahir berbagai produk inovatif, salah satunya aplikasi E-Count yang dikembangkan dari bidang ekonomi dan bisnis,” ungkapnya.
Menurut Hendro, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga media bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, berinovasi, serta menuangkan gagasan dalam bentuk karya yang bermanfaat.
Sementara itu, siswa kelas X memanfaatkan PK Fest untuk memamerkan hasil proyek kewirausahaan yang telah mereka susun selama proses pembelajaran. Beragam produk makanan dan minuman hasil kreasi siswa dipasarkan melalui bazar yang menjadi salah satu daya tarik acara.
Guru pembimbing proyek kewirausahaan kelas X, Siami Kostimawati, mengatakan bahwa program tersebut dirancang untuk mengenalkan dunia usaha kepada siswa sejak dini.
“Anak-anak belajar mulai dari menyusun konsep usaha, mengelola anggaran, melakukan promosi, hingga memasarkan produk secara langsung. Melalui PK Fest, mereka memperoleh pengalaman nyata dalam menjalankan sebuah usaha,” jelasnya.
Tak hanya menampilkan karya dan produk siswa, PK Fest 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni, termasuk tari saman dan penampilan musik. Pada kesempatan yang sama, sekolah meluncurkan tiga buku karya siswa berjudul Transformasi Fungsi Masjid di Kota Surakarta, Katalisator Muda: Berdaya dengan Karya dan Inovasi, serta antologi cerpen Memorabilia.
Ketua Komite SMA Muhammadiyah PK Kottabarat, Rudi Setyohadi, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut yang sekaligus menjadi penanda perjalanan sekolah memasuki usia ke-10 tahun.
“Perjalanan selama satu dekade ini menunjukkan berbagai capaian yang membanggakan. Prestasi yang diraih menjadi bukti komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas,” ujarnya.
Ia berharap PK Fest dapat terus berkembang sebagai agenda yang mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Selain menjadi ajang apresiasi karya siswa, PK Fest 2026 juga memberikan kesempatan bagi para juara lomba untuk memperoleh golden ticket sebagai jalur masuk dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta.
Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menciptakan ruang inspiratif yang mendorong siswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan semangat inovasi yang kuat.






