TMMD Kulon Progo Rampungkan RTLH Ibu Waginem di Sidorejo, Masuk Tahap Finishing dan Siap Huni

KULON PROGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 kembali menghadirkan harapan bagi masyarakat kurang mampu. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Waginem, warga Padukuhan Tubin, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, kini memasuki tahap akhir atau finishing, Jumat (1/5/2026).

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak huni tersebut kini telah berubah signifikan menjadi hunian yang lebih kokoh, sehat, dan nyaman. Progres pembangunan yang hampir rampung ini menjadi bukti nyata sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

Ibu Waginem mengaku bersyukur dan terharu melihat rumahnya yang kini hampir selesai dibangun. Ia tidak menyangka impiannya untuk memiliki rumah layak huni dapat terwujud melalui program TMMD.

“Alhamdulillah, pembangunan rumah kami berjalan lancar. Sebentar lagi rumah ini selesai dan siap kami tempati. Terima kasih kepada TNI dan warga yang sudah membantu,” ungkapnya dengan penuh haru.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Satgas TMMD hingga warga Kalurahan Sidorejo yang turut bergotong royong selama proses pembangunan berlangsung.

“Terima kasih atas kerja keras dan kebersamaan semua pihak. Ini sangat berarti bagi kami dan penerima bantuan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Babinsa Sidorejo Sertu Pardi menjelaskan bahwa pembangunan RTLH tersebut telah melalui berbagai tahapan, mulai dari pengerjaan pondasi, pemasangan dinding, hingga atap rumah. Saat ini, proses telah memasuki tahap pengecatan sebagai bagian dari penyelesaian akhir.

“Seluruh proses dikerjakan bersama antara Satgas TMMD dan masyarakat. Saat ini tinggal tahap finishing agar rumah benar-benar siap huni,” jelasnya.

Program RTLH dalam TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga membawa dampak sosial yang besar. Kehadiran rumah layak huni diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, kenyamanan, serta kesejahteraan penghuninya.

Selain itu, semangat gotong royong yang terbangun selama proses pengerjaan menjadi nilai penting dalam memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Dengan segera rampungnya pembangunan RTLH milik Ibu Waginem, program TMMD kembali membuktikan perannya sebagai motor penggerak pembangunan di pedesaan, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan