Kulon Progo – Di tengah kepulan asap dapur dan hiruk-pikuk persiapan logistik TMMD, perhatian tak hanya tertuju pada pembangunan fisik. Di sudut dapur sederhana milik warga, tangan-tangan TNI hadir memastikan para ibu tetap sehat, agar semangat gotong royong tak pernah padam.
Suasana dapur umum di rumah warga Padukuhan Sidorejo tampak sibuk, Selasa (5/5/2026). Sejumlah ibu tengah memasak untuk memenuhi kebutuhan konsumsi anggota Satgas dan masyarakat yang terlibat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Namun di sela aktivitas tersebut, hadir tim kesehatan dari Kodim 0731/Kulon Progo yang membawa alat tensi dan perlengkapan medis. Satu per satu ibu yang sedang memasak diperiksa tekanan darahnya, memastikan kondisi tubuh tetap prima di tengah aktivitas padat.
Kaposkes Klinik Kartika Kodim 0731/Kulon Progo, Pelda Supriyanto, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan program TMMD.
“Kami tidak hanya melayani anggota Satgas, tetapi juga masyarakat, termasuk ibu-ibu di dapur umum. Mereka memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan TMMD,” ujarnya.
Pelayanan Tanpa Sekat
Selama pelaksanaan TMMD, tim kesehatan siaga penuh di Pos Kesehatan Pos Komando Taktis (Kotis). Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, skrining kesehatan, hingga pemberian obat dan vitamin.
Langkah ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan desa.
“Setiap hari kami siap memberikan pelayanan. Harapannya, seluruh anggota Satgas dan warga tetap dalam kondisi sehat, sehingga seluruh program TMMD dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” lanjut Supriyanto.
Peran Ibu, Energi di Balik Layar TMMD
Di balik suksesnya pembangunan fisik, terdapat peran besar para ibu yang bekerja di dapur umum. Mereka memastikan kebutuhan konsumsi terpenuhi, menjadi energi utama bagi para pekerja di lapangan.
Kehadiran tim kesehatan di dapur bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan bentuk penghargaan atas peran penting yang kerap luput dari sorotan.
Tak sedikit warga dan anggota Satgas yang memanfaatkan layanan kesehatan ini, baik untuk pemeriksaan ringan maupun mendapatkan suplemen tambahan.
Kemanunggalan yang Nyata
TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat. Dari dapur hingga medan pembangunan, kebersamaan itu terasa nyata.
Di Sidorejo, kemanunggalan itu hadir dalam bentuk sederhana: memastikan para ibu tetap sehat, agar semangat gotong royong terus menyala.
Penutup:
Di balik setiap hidangan yang tersaji untuk Satgas TMMD, ada dedikasi para ibu yang tak kenal lelah. Dan di balik mereka, hadir TNI yang tak hanya membangun desa, tetapi juga menjaga kehidupan dengan sentuhan yang humanis dan penuh kepedulian.






