SEMARANG – Kasatlantas Polres Sukoharjo, Doohan Octa Prasetya, menerima penghargaan dari Kapolda Jawa Tengah atas kontribusinya dalam program pendidikan dan pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi pelajar SMA di Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Kapolda Jawa Tengah, Ribut Hari Wibowo, dalam apel penghargaan yang digelar di halaman Mapolda Jawa Tengah, Senin (11/5/2026).
AKP Doohan Octa Prasetya dinilai berprestasi sebagai salah satu trainer terbaik dalam mendukung implementasi program kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang diinisiasi Polda Jawa Tengah.
Pemberian penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Jawa Tengah Nomor KEP/684/V/2026 tanggal 8 Mei 2026 tentang pemberian penghargaan kepada personel Polri dan mitra eksternal yang dinilai berkontribusi dalam peningkatan pelayanan kepolisian, inovasi teknologi, dan pembinaan generasi muda.
Selain AKP Doohan Octa Prasetya, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah personel lain yang terlibat aktif dalam program pelatihan AI bagi pelajar tingkat SMA di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya Polda Jawa Tengah dalam mengenalkan perkembangan teknologi digital kepada generasi muda, sekaligus mendukung peningkatan literasi teknologi di kalangan pelajar.
Dalam amanatnya, Kapolda Jawa Tengah menyampaikan bahwa program AI menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun kedekatan Polri dengan generasi muda melalui pendekatan pendidikan dan teknologi.
“Program ini merupakan sarana strategis dalam mendekatkan diri dengan generasi muda,” ujar Kapolda.
Ia juga mengingatkan seluruh personel Polri agar terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan yang diterima Kasatlantas Polres Sukoharjo tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keterlibatannya dalam mendukung transformasi Polri menuju institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat di era digital.
Polres Sukoharjo berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, inovasi, serta kualitas pelayanan publik. (Din/r)






