YOGYAKARTA – Setahun setelah gelaran Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Jawa Tengah 2025 berakhir, semangat perjuangan atlet panahan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih membekas dan menjadi inspirasi di dunia olahraga mahasiswa Indonesia. Prestasi yang ditorehkan para atlet tidak hanya menghadirkan kebanggaan bagi kontingen DIY, tetapi juga menjadi bukti konsistensi pembinaan olahraga panahan di tingkat nasional.
Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Nova Shelvira Amelia Putri, mahasiswi Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkatan 2023. Atlet muda tersebut sukses menyumbangkan dua medali pada cabang olahraga panahan dalam ajang POMNAS XIX Jawa Tengah 2025.
Nova meraih medali perak pada nomor Compound Beregu Putri dan medali perunggu di nomor Compound Mix Team. Raihan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan kontingen panahan DIY yang tampil kompetitif sepanjang kejuaraan nasional mahasiswa tersebut.

Secara keseluruhan, tim panahan DIY berhasil mengoleksi 2 medali emas, 8 medali perak, dan 9 medali perunggu. Capaian itu memperlihatkan kekuatan dan konsistensi atlet-atlet DIY dalam bersaing di level nasional sekaligus mempertegas posisi DIY sebagai salah satu daerah dengan tradisi olahraga panahan yang kuat.
Bagi Nova, keberhasilan yang diraih bukan sekadar soal medali. Ia menilai olahraga panahan mengajarkan arti fokus, ketenangan, dan pengendalian diri di tengah tekanan pertandingan.
“Panahan mengajarkan saya tentang fokus dan kesabaran. Setiap kali menarik tali busur, saya belajar menghadapi tekanan dengan tenang dan tetap konsisten,” ujar Nova, Selasa (27/5/2026).
Semangat juang Nova juga tidak lepas dari dukungan keluarga. Ia mengaku selalu mendapatkan motivasi dari kedua orang tuanya, termasuk sang ayah yang bertugas sebagai prajurit TNI.
“Saya yakin bukan hanya kerja keras yang membawa saya sampai di titik ini, tetapi juga doa ayah dan ibu yang selalu menyertai. Pengorbanan dan semangat ayah sebagai prajurit menjadi inspirasi saya untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Meski satu tahun telah berlalu sejak POMNAS XIX Jawa Tengah 2025 digelar, kisah perjuangan atlet panahan DIY dinilai masih relevan dan layak menjadi motivasi bagi generasi muda. Tidak hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi juga tentang disiplin, sportivitas, kerja keras, dan semangat pantang menyerah dalam meraih prestasi.
Keberhasilan para atlet panahan DIY di POMNAS XIX sekaligus menjadi gambaran bahwa olahraga mahasiswa memiliki peran penting dalam mencetak atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di masa mendatang.






