MALANG KOTA – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat wilayah terus dilakukan jajaran Polresta Malang Kota. Salah satunya melalui keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam mendampingi warga mengelola lahan pertanian hingga masa panen.
Kegiatan tersebut dilakukan Aipda Bintoro, anggota Polsek Lowokwaru, saat membantu petani dalam proses panen hingga pengupasan jagung di lahan pertanian milik Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Lahan yang berada di Jalan Atletik tersebut memiliki luas sekitar 700 meter persegi. Dari lahan itu, panen jagung pipil varietas Pertiwi 6 menghasilkan sekitar 8 kuintal jagung.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Bintoro bersama Ketua RW 04 Eko dan sejumlah warga ikut terlibat langsung dalam proses panen. Setelah jagung dipanen, mereka juga membantu pengupasan sebagai bagian dari penanganan hasil pertanian sebelum dimanfaatkan lebih lanjut.
Bintoro mengatakan, pendampingan terhadap warga tidak hanya dilakukan saat panen. Menurutnya, Bhabinkamtibmas dapat berperan sejak proses penanaman, perawatan tanaman, hingga hasil pertanian siap dipanen.
“Kami juga mengajak warga untuk melakukan swasembada tanaman pangan dengan memaksimalkan lahan yang ada. Lahan sempit pun bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran, buah, bahkan beternak ikan konsumsi,” ujar Bintoro, Rabu (31/8/2026).
Menurut Bintoro, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat. Pendampingan di sektor pertanian dinilai memberikan manfaat langsung, terutama dalam mendorong warga memanfaatkan lahan produktif di lingkungan tempat tinggal.
Hasil panen sekitar 8 kuintal dari lahan seluas 700 meter persegi juga menunjukkan bahwa lahan yang relatif terbatas tetap memiliki potensi untuk menghasilkan komoditas pangan apabila dikelola secara optimal.
Ia berharap kegiatan pendampingan kepada petani maupun warga dapat terus dikembangkan. Selain meningkatkan produktivitas pertanian, pemanfaatan lahan di sekitar rumah juga dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Dengan swasembada tanaman sayur di sekitar rumah, hasilnya bisa dipetik dan diolah kapan saja tanpa harus menunggu belanja. Misalnya sawi, kangkung, bayam, cabai, dan seledri bisa ditanam menggunakan polybag,” jelasnya.
Keterlibatan Aipda Bintoro dalam kegiatan panen tersebut juga memperlihatkan adanya sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung program ketahanan pangan.
Melalui pendampingan semacam ini, Polresta Malang Kota terus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan produktif di wilayah masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjadi bagian dari kontribusi masyarakat bersama Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.






