Solo – Yayasan Teduh Mandiri Harapanku (TEMANKU), sebuah yayasan yang berfokus pada terapi, edukasi, dan motivasi bagi anak berkebutuhan khusus, turut ambil bagian dalam kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kasih untuk Anak Hebat” yang diselenggarakan oleh Rotary Club Solo Sriwedari, Rabu (18/12).
Yayasan TEMANKU didirikan oleh drg. Vonny G.S., Sp.KGA bersama drg. Eric Tirto Rahardjo, Sp.Ort, dengan dukungan para relawan yang memiliki kepedulian dan hati untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Nama TEMANKU sendiri merupakan singkatan dari Teduh Mandiri Harapanku, yang secara harfiah juga bermakna “temanku” atau “koncoku”, mencerminkan semangat kebersamaan dan pendampingan.
Dalam kegiatan tersebut, Yayasan TEMANKU berpartisipasi dengan memberikan mainan edukatif yang dibutuhkan untuk menunjang terapi anak-anak penyandang Cerebral Palsy di Yayasan Pangon Utomo. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses terapi sekaligus meningkatkan kualitas stimulasi dan perkembangan anak.
“Ini adalah langkah kecil dari kami. Besar harapan kami, apa yang kami lakukan dapat membantu anak-anak di sini untuk mencapai well-being, menjadi lebih mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Sarah perwakilan Yayasan TEMANKU.
Kegiatan Natal ini juga diisi dengan kebersamaan antara anak-anak, orang tua, terapis, serta para relawan. Psikolog klinis dan remaja Yayasan Pangon Utomo, Agustinus Kris Widianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendampingan anak berkebutuhan khusus tidak hanya menyentuh aspek terapi anak, tetapi juga penguatan mental dan penerimaan orang tua.
“Anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan perjuangan besar, tidak hanya bagi mereka, tetapi juga bagi orang tua. Karena itu, kami mendampingi keduanya agar anak tetap mendapat perawatan optimal dan orang tua tetap berdaya,” jelasnya.
Melalui kolaborasi ini, Yayasan TEMANKU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung anak-anak berkebutuhan khusus melalui pendekatan yang holistik tidak hanya fokus pada terapi, tetapi juga edukasi, motivasi, serta dukungan emosional bagi keluarga.
Semangat Natal yang dibagikan diharapkan menjadi penguat harapan, bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, hebat, dan layak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang secara optimal.






