Direktur Baru Pascasarjana Univet Bantara Dilantik, Siap Buka Prodi S2 Baru dan Wujudkan Kampus Unggul Berkelas Internasional

Sukoharjo – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Direktur Program Pascasarjana periode 2025–2030 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Gedung A Pascasarjana Univet Bantara. Selasa, (23/6/2026).

Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo secara resmi mengangkat Dr. Veronika Unun Pratiwi, M.Pd. sebagai Direktur Program Pascasarjana Univet Bantara periode 2025–2030. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Yayasan Nomor 11/GARC.C/SK/YPPPV/VI/2026.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan yang sama, yayasan juga menyampaikan pemberhentian dengan hormat kepada pejabat sementara Direktur Pascasarjana sebelumnya, Dr. Nurnaningsih, S.S., M.Hum., disertai apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan roda organisasi Pascasarjana Univet Bantara.

Rektor Targetkan Pascasarjana Univet Menuju Unggul dan Go Internasional

Rektor Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, menegaskan bahwa pelantikan direktur baru bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk membawa Program Pascasarjana Univet Bantara menuju level yang lebih tinggi.

Menurutnya, kampus yang telah berdiri selama 58 tahun tersebut saat ini baru memiliki satu program pascasarjana. Karena itu, pengembangan program studi magister baru menjadi agenda strategis yang harus segera diwujudkan.

“Kami berharap Direktur Pascasarjana yang baru mampu menghadirkan semangat baru, memperkuat kualitas akademik, serta membuka program-program S2 baru agar mendukung target Univet menuju perguruan tinggi unggul,” ujarnya.

Farida menjelaskan, sejumlah fakultas di Univet Bantara telah memiliki sumber daya dosen bergelar doktor dan guru besar yang memadai untuk mendukung pembukaan program studi magister baru, khususnya di bidang pendidikan dan pertanian.

Ia juga mengungkapkan bahwa rencana pembukaan program doktor (S3) sebenarnya telah dipersiapkan. Namun, proses tersebut masih menunggu terpenuhinya persyaratan jumlah program studi magister yang dimiliki universitas.

“Ketika nanti ada tambahan program S2 baru, peluang membuka program doktor akan semakin terbuka karena sebagian besar persyaratan sudah terpenuhi,” katanya.

Pascasarjana Univet Jadi Salah Satu Program Magister Paling Diminati

Rektor menyebut Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Univet Bantara memiliki daya saing tinggi di tengah ketatnya persaingan perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Sejak berdiri pada 2009, program tersebut telah meluluskan ribuan alumni dan terus mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Menurut Farida, kekuatan utama Pascasarjana Univet terletak pada kedekatan dengan alumni, pelayanan akademik, serta strategi jemput bola dalam menjaring mahasiswa baru.

“Ke depan, Pascasarjana harus semakin inovatif, berdaya saing, dan menjadi pilihan utama masyarakat. Kualitas riset, publikasi ilmiah, hingga kolaborasi internasional harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Ia juga mendorong peningkatan kualitas jurnal ilmiah Pascasarjana agar mampu naik peringkat dari SINTA 3 menuju SINTA 2 serta menghasilkan lebih banyak publikasi internasional bereputasi Scopus.

Target Mahasiswa Asing dan Internasionalisasi Pascasarjana

Dalam sesi wawancara, Farida menaruh harapan besar kepada direktur baru untuk mempercepat internasionalisasi Pascasarjana Univet.

Menurutnya, selama ini mahasiswa asing baru terdapat di jenjang sarjana (S1), sementara program magister belum memiliki mahasiswa internasional.

“Kami berharap ke depan muncul lebih banyak jurnal internasional bereputasi dan mahasiswa asing yang kuliah di Pascasarjana Univet. Dengan latar belakang Direktur yang berasal dari bidang Bahasa Inggris, kami optimistis jejaring internasional dapat diperluas,” ujarnya.

Veronika Unun Pratiwi Siapkan Pascasarjana Unggul dan Menjangkau Mahasiswa Nasional

Sementara itu, Direktur Pascasarjana yang baru dilantik, Dr. Veronika Unun Pratiwi, menyatakan siap melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus membawa Pascasarjana Univet menuju akreditasi unggul.

Menurut Veronika, jumlah mahasiswa Pascasarjana Univet saat ini tergolong tinggi dibandingkan sejumlah perguruan tinggi lain. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk pengembangan institusi ke depan.

“Visi kami sejalan dengan visi rektor, yaitu membawa Program Pascasarjana menuju unggul, adaptif, inovatif, dan berorientasi internasional sehingga dapat mendukung terwujudnya Univet Bantara sebagai perguruan tinggi unggul,” katanya.

Veronika mengungkapkan bahwa mayoritas mahasiswa Pascasarjana saat ini berasal dari kalangan guru, kepala sekolah, dan lulusan sarjana yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Menariknya, pada penerimaan mahasiswa terbaru terdapat peserta dari Medan yang memilih melanjutkan studi di Univet Bantara. Ke depan, pihaknya menargetkan jangkauan mahasiswa tidak hanya dari Solo Raya dan luar Jawa, tetapi juga dari luar negeri.

“Saat ini mahasiswa kami berasal dari Wonogiri, Pacitan, Sragen, Boyolali, dan sejumlah daerah lainnya. Ke depan kami ingin memperluas jangkauan hingga tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Tonggak Baru Pascasarjana Univet Bantara

Pelantikan Direktur Pascasarjana periode 2025–2030 menjadi momentum penting bagi Univet Bantara Sukoharjo dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, memperluas program studi magister, meningkatkan publikasi internasional, serta membuka peluang hadirnya mahasiswa asing.

Dengan kepemimpinan baru, Pascasarjana Univet Bantara diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan dan riset yang unggul, kompetitif, serta semakin diminati masyarakat Indonesia maupun dunia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan