Dandim Kulon Progo Jadi Tim Penilai Lomba Satkamling, Dorong Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Kulon Progo – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat melalui Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) tingkat Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan penilaian yang digelar di Pos Satkamling Padukuhan VI Sidakan, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Senin (22/6/2026), menjadi ajang evaluasi sekaligus pembinaan bagi masyarakat dalam menghidupkan budaya ronda dan gotong royong.

Penilaian tersebut diselenggarakan oleh Polres Kulon Progo dengan melibatkan sejumlah unsur Forkopimda sebagai tim penilai, di antaranya Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., serta perwakilan Kejaksaan Negeri Kulon Progo yang diwakili Kasubsi Syarif, S.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panewu Galur Yulianto Nugroho, S.I.P., M.Si., Danramil 09/Galur Kapten Inf Ngasiman, Kapolsek Galur AKP Agus Winaryo, S.H., jajaran Polres Kulon Progo, Lurah Banaran Haryanto, S.H., Dukuh Sidakan Wardan, serta masyarakat setempat.

Suasana penilaian berlangsung meriah dengan berbagai penampilan dan simulasi yang melibatkan warga. Mulai dari Tari Kreasi Baru Jaranan yang dibawakan anak-anak setempat, simulasi penanganan kebakaran, hingga peragaan tindakan cepat Satkamling dalam menghadapi kasus pencurian.

Selain itu, tim penilai juga melakukan pemeriksaan administrasi pos ronda, kelengkapan sarana dan prasarana keamanan, buku mutasi tamu, jadwal ronda, alat komunikasi, hingga sesi tanya jawab terkait pelaksanaan keamanan lingkungan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Dandim 0731/Kulon Progo memberikan apresiasi kepada warga Padukuhan Sidakan yang tetap menjaga tradisi ronda malam di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Menurutnya, keberadaan Satkamling masih menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan dan memperkuat kepedulian sosial antarwarga.

“Kepekaan masyarakat terhadap situasi di lingkungan sekitar menjadi kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman. Pos kamling harus tetap hidup, aktif, dan didukung dengan perlengkapan yang memadai seperti buku tamu, senter, peluit, serta alat komunikasi,” ujar Letkol Inf Dyan Niti Sukma.

Ia juga menegaskan bahwa lomba Satkamling bukan semata-mata mencari pemenang, melainkan sebagai sarana pembinaan dan evaluasi agar sistem keamanan lingkungan semakin optimal.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran bersama dalam menjaga keamanan wilayah. Juara adalah bonus, sedangkan yang terpenting adalah terciptanya lingkungan yang aman, tenteram, dan kondusif,” tegasnya.

Dandim menambahkan, jajaran Kodim 0731/Kulon Progo melalui para Babinsa siap mendukung masyarakat melalui pelatihan dasar, simulasi keamanan, hingga pendampingan yang diperlukan guna meningkatkan kesiapsiagaan warga.

Dalam penilaian tahun ini, tim mengevaluasi berbagai aspek penting, mulai dari kelengkapan pos ronda, inventaris keamanan, administrasi kegiatan ronda, sarana komunikasi, hingga kedisiplinan anggota Satkamling dalam menjalankan tugasnya.

Penilaian lomba Satkamling tingkat Kabupaten Kulon Progo dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. Pos Satkamling Padukuhan VI Sidakan dinilai oleh Dandim dan perwakilan Kejaksaan Negeri Kulon Progo. Sementara Pos Satkamling Padukuhan V Panjatan dinilai oleh Bupati bersama Ketua DPRD Kulon Progo, dan Pos Satkamling Padukuhan Bejaten, Kalurahan Nanggulan, dinilai oleh Kapolres bersama Wakil Bupati Kulon Progo.

Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya ronda dan semangat gotong royong tetap terjaga sebagai benteng utama dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta memperkuat ketahanan masyarakat di tingkat lingkungan. (Pendim 0731/Kulon Progo).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan