SUKOHARJO – Kepengurusan baru Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukoharjo resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang digelar di Hotel Tosan Solo Baru, Sabtu (27/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara organisasi pencak silat dengan pemerintah daerah dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta mencintai budaya bangsa.
Kegiatan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Pengurus IPSI Jawa Tengah, KONI, para sesepuh perguruan pencak silat, pelatih, atlet, serta perwakilan 20 perguruan pencak silat anggota IPSI Kabupaten Sukoharjo.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang berhalangan hadir diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sukoharjo, Suyamto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan salam sekaligus ucapan selamat dari Bupati kepada seluruh pengurus IPSI yang baru dilantik.
Suyamto mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi peran IPSI sebagai mitra strategis dalam membina generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi digital yang membawa berbagai tantangan sosial.
Menurutnya, fenomena game online hingga judi online menjadi ancaman nyata yang dapat mengganggu proses belajar serta perkembangan karakter anak-anak dan remaja apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Keberadaan IPSI sangat membantu pemerintah daerah dalam mengawal generasi muda agar memiliki kegiatan positif, mencintai budaya, dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. Ini sejalan dengan upaya menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Suyamto.
Ia juga mengungkapkan Pemkab Sukoharjo membuka peluang kolaborasi dengan IPSI dalam pembinaan atlet berprestasi, termasuk melalui program beasiswa pendidikan bagi pelajar yang memiliki prestasi olahraga.
Menurutnya, kebijakan beasiswa saat ini lebih menitikberatkan pada aspek prestasi sehingga diharapkan mampu mendorong semakin banyak atlet pencak silat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Selain itu, Suyamto menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya membutuhkan sarana dan regulasi, tetapi juga kualitas manusia yang harus dibentuk melalui proses pendidikan, pembinaan karakter, dan kegiatan positif.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan tiga pesan Bupati Sukoharjo kepada generasi muda, yakni berani bermimpi, berani berjuang, dan berani berprestasi; menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton; serta terus merawat budaya, memperkuat karakter, menguasai ilmu pengetahuan, dan berkarya demi kemajuan Kabupaten Sukoharjo.
Sementara itu, Ketua Harian IPSI Jawa Tengah, Edi Pramono, yang mewakili Ketua Umum IPSI Jawa Tengah Hari Purnomo, mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus IPSI Kabupaten Sukoharjo periode 2025–2029 yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan agar prestasi pencak silat Sukoharjo semakin meningkat di tingkat provinsi maupun nasional.
Edi juga meminta pengurus baru untuk mempersiapkan atlet secara serius menghadapi berbagai agenda kejuaraan yang akan datang.
“Pembinaan harus dilakukan secara konsisten. Atlet-atlet yang sudah memiliki potensi harus terus ditempa agar mampu meraih prestasi terbaik untuk Sukoharjo,” katanya.
Ketua IPSI Kabupaten Sukoharjo terpilih, Marjono, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh perguruan pencak silat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan pelantikan tersebut.
Ia mengatakan kepengurusan baru berkomitmen membangun organisasi yang solid sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam pembinaan generasi muda.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa kesatria. Ini menjadi bagian dari kontribusi IPSI dalam menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Marjono.
Ia menambahkan, seluruh perguruan yang tergabung dalam IPSI diharapkan dapat terus menjaga persatuan, meningkatkan prestasi olahraga pencak silat, sekaligus melestarikan seni bela diri warisan budaya Indonesia.
Pelantikan tersebut dihadiri perwakilan dari 20 perguruan pencak silat anggota IPSI Kabupaten Sukoharjo, di antaranya Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Perisai Diri, Persinas ASAD, Merpati Putih, Pagar Nusa, IKSPI Kera Sakti, Hasta Manunggal, Tapak Manunggal, PSH Pilangbango, Persaudaraan Rumpun Setia Hati, PSHW TM, Cempaka Putih, Honggo Dremo, Angga Utama Yasa, hingga Pencak Silat Militer (PSM).
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, IPSI Kabupaten Sukoharjo diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus benteng pelestarian budaya bangsa melalui olahraga pencak silat yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, dan karakter luhur.






