Research Group Banking and Finance Prodi STr. Perbankan dan Keuangan Digital Sekolah Vokasi UNS berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan telah sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui Hibah Grup Riset UNS (PKM HGR-UNS) tahun 2026 tentang Peningkatan Literasi Keuangan Digital
Solo – Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan (STr) Perbankan dan Keuangan Digital Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Research Group Banking and Finance telah sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui Hibah Grup Riset UNS (PKM HGR – UNS) tahun 2026, nomor kontrak 463/UN27.22/PT.01.03/2026 dengan Judul : Pemberdayaan UMKM binaan INAmikro melalui Peningkatan Literasi Keuangan Digital. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 29 Juli 2026 di Aula Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret Gedung LPPM/LPPMP UNS. Kegiatan Pengabdian ini diinisiasi oleh Research Group Banking & Finance UNS berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bersinergi dengan acara Closing Ceremony QRIS Jelajah Indonesia Solo. Turut hadir dan memberikan sambutan Prof. Dr. Eng. Ir. Herman Saputro, S. Pd., M.Pd., M.T. selaku Dekan Sekolah Vokasi serta Muhamad Adi Wijoyo selaku Kepala Direktorat Pengawasan Perusahaan Efek 2 dan Layanan Urun Dana Otoritas Jasa Keuangan. Acara dibuka oleh Bapak Dwiyanto Cahyo Sumirat selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, serta dilanjutkan pengumuman pemenang QRIS Jelajah Indonesia Solo.

Tim pengabdian dari Prodi Sarjana Terapan Perbankan dan Keuangan Digital SV UNS Surakarta yang dipimpin oleh Diah Pramesti, S.E., M.M selaku Ketua Pelaksana dengan anggota Endang Martini, S.Pd., M.Si, Rosita Mei Damayanti, S.E., M.Rech, Mehilda Rosdaliva, S.E., M.Ec. Dev., Laras Safira, S.E., M.E., dan Lintang Ayuninggar, S.E., M.Sc. didukung oleh lima Mahasiswa STr. Perbankan dan Keuangan Digital SV UNS selaku pembantu pelaksana yang turut berperan aktif dalam persiapan sampai penyelenggaraan literasi, edukasi dan pendampingan.

Narasumber dari Bank Indonesia yaitu Pramudya Wicaksana menyampaikan mengenai perkembangan sistem pembayaran digital, seperti implementasi QRIS, serta tips aman bertransaksi yang perlu dipahami oleh UMKM. Kemudian pihak OJK diwakili Estining Nur Sejati Purnomo memberikan edukasi berkaitan dengan crowdfunding yang bisa menjadi peluang bagi UMKM memperoleh akses permodalan. Dari pihak Research Group Banking & Finance UNS memberikan pelatihan mengenai perencanaan keuangan bagi UMKM, bagaimana agar UMKM dapat memahami rasio keuangan agar membuat keputusan yang tepat.

Ketua Pengabdian, Diah Pramesti, S.E., M.M menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan Peningkatan Literasi Keuangan Digital kepada UMKM agar bisa memahami pentingnya pencatatan keuangan, bagaimana melakukan analisis sederhana, mendapatkan edukasi mengenai risiko transaksi di era digital. Kegiatan ini dihadiri oleh 36 UMKM binaan INAmikro di wilayah Surakarta, serta 27 peserta QRIS Jelajah Indonesia Solo yang dengan antusias mengikuti setiap sesi literasi, edukasi dan pendampingan.

Dengan sukses nya kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM di Surakarta dapat lebih siap dan bijak dalam mengelola keuangan usaha di era digital, dan mampu menganalisa kondisi keuangan usaha secara tepat, serta mendapatkan wawasan baru mengenai peluang permodalan.






