BOYOLALI – Peningkatan kompetensi personel menjadi perhatian Wing Pendidikan (Wingdik) 400/Matukjur dalam menyiapkan prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks.
Komandan Wingdik 400/Matukjur Kolonel Pas Heru Widodo membuka tiga pendidikan kejuruan Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) di Lapangan Wira Waskita Skadik 404 Wingdik 400/Matukjur, Boyolali, Jumat (11/9/2026).
Tiga pendidikan yang dibuka tersebut meliputi Suspa Lidkrimpamfik Angkatan ke-15, Susbamenjur Pomau Angkatan ke-31, dan Susjurlata Pomau Angkatan ke-52.
Pembukaan pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat profesionalisme personel Pomau sesuai bidang tugas masing-masing.
Kompetensi Personel Jadi Perhatian
Dalam amanatnya, Kolonel Pas Heru Widodo mengatakan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk personel yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan organisasi.
Perkembangan lingkungan strategis dan dinamika tugas, menurut dia, menuntut prajurit tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan analisis, profesionalisme, serta ketangkasan dalam menjalankan tugas.
“Pendidikan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI AU, khususnya personel Pomau,” tegasnya.
Melalui tiga program pendidikan tersebut, setiap jenjang personel mendapatkan pembekalan sesuai dengan karakteristik dan tanggung jawab tugasnya.
Perwira hingga Tamtama Dibekali Keahlian
Para perwira yang mengikuti Suspa Lidkrimpamfik diarahkan untuk meningkatkan kemampuan di bidang penyelidikan kriminal dan pengamanan fisik.
Sementara itu, pendidikan Susbamenjur Pomau ditujukan untuk meningkatkan kemampuan manajerial sekaligus kompetensi kejuruan para bintara.
Adapun melalui Susjurlata Pomau, para tamtama mendapatkan penguatan keterampilan dasar kejuruan, kedisiplinan, ketangkasan, serta kesiapan dalam mendukung pelaksanaan tugas Polisi Militer TNI AU.
Pembagian kompetensi tersebut diharapkan mampu membentuk personel yang lebih siap menghadapi tuntutan tugas di satuan masing-masing.
Instruktur Diminta Berikan Pembinaan Optimal
Danwingdik 400/Matukjur juga memberikan penekanan kepada para instruktur dan pelatih agar melaksanakan proses pendidikan secara optimal.
Keteladanan, disiplin, serta metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan tugas menjadi bagian yang ditekankan selama pendidikan berlangsung.
Sementara kepada para siswa, Heru Widodo meminta kesempatan pendidikan dimanfaatkan secara maksimal.
Para siswa didorong untuk memperdalam ilmu, memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, sekaligus membangun jejaring dan soliditas antarpersonel.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari penguasaan materi, tetapi juga dari kesiapan para siswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut ketika kembali menjalankan tugas di satuan.
Dengan pembekalan yang terarah, pendidikan kejuruan Pomau diharapkan mampu mendukung terbentuknya personel TNI AU yang semakin profesional, disiplin, tangkas, dan siap melaksanakan tugas.






