BANTUL – Rangkaian Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0729/Bantul resmi berakhir. Penutupan kegiatan berlangsung melalui upacara di Lapangan Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Minggu (9/8/2026).
Upacara penutupan dipimpin Kasdim 0729/Bantul Mayor Cba Suryadi selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut sekaligus menandai berakhirnya pembinaan KKRI Gelombang IV dan V yang telah diikuti para peserta melalui berbagai rangkaian latihan.
Selama pembinaan, peserta tidak hanya mendapatkan materi latihan, tetapi juga dibiasakan dengan nilai kedisiplinan, kerja sama, kemandirian dan kepemimpinan. Rangkaian kegiatan turut diisi dengan Persami yang menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta.
Dandim 0729/Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi, S.E., M.Han., mengatakan berakhirnya kegiatan bukan berarti nilai-nilai yang diperoleh peserta selama pembinaan ikut berhenti.
Menurutnya, pengalaman selama mengikuti KKRI diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk membangun sikap disiplin, bertanggung jawab dan mampu mengambil keputusan secara mandiri.
“Semangat untuk terus belajar, berdisiplin dan berprestasi harus tetap dijaga meskipun kegiatan pembinaan telah selesai. Begitu pula dengan kecintaan kepada bangsa dan negara,” pesannya.
Ia berharap karakter yang terbentuk selama mengikuti pembinaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Peserta juga diingatkan untuk mampu menjaga pergaulan dan tidak mudah terjerumus dalam berbagai persoalan yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Dandim menekankan pentingnya menjauhi narkoba, tawuran, perundungan atau bullying, judi online serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
“Nilai positif yang diperoleh selama pembinaan hendaknya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari karakter masing-masing peserta,” ujarnya.
Di sisi lain, Dandim menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, pendamping, panitia, pihak sekolah serta seluruh unsur yang ikut mendukung pelaksanaan pembinaan KKRI hingga selesai.
Sinergi berbagai pihak tersebut dinilai menjadi bagian penting sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.
Penutupan pembinaan KKRI ini sekaligus menjadi momentum bagi para peserta untuk membawa pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan ke lingkungan masing-masing.
Bagi generasi muda, disiplin dan kepemimpinan tidak hanya dibutuhkan saat mengikuti kegiatan pembinaan, tetapi juga dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.






