JAKARTA – Memasuki hari kedua penanganan bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali mengerahkan dua pesawat angkut untuk mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Dua pesawat tersebut terdiri dari C-130 Hercules dan Airbus A400M yang dioperasikan Skadron Udara 31 Wing Udara I Unsur Angkut Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (16/8/2026).
Kedua pesawat membawa bantuan kemanusiaan yang selanjutnya akan didistribusikan ke dua wilayah terdampak, yakni Maumere dan Labuan Bajo.
Pengerahan pesawat angkut ini merupakan bentuk dukungan TNI AU terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa. Dengan dukungan transportasi udara, bantuan diharapkan dapat dikirim secara cepat, tepat, dan efektif sehingga segera diterima oleh warga yang membutuhkan.

Selain mengerahkan pesawat angkut, TNI AU melalui Lanud Halim Perdanakusuma juga membuka Posko Penanganan Bantuan Bencana. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi dalam proses pengumpulan, penyiapan, hingga pengiriman bantuan kemanusiaan menuju wilayah terdampak.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., menegaskan bahwa seluruh unsur di Lanud Halim Perdanakusuma siap mendukung kelancaran operasi kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, koordinasi antarsatuan dan unsur terkait terus dilakukan agar seluruh proses pengiriman bantuan dapat berjalan aman, lancar, serta tepat sasaran.
“Lanud Halim Perdanakusuma siap memberikan dukungan penuh terhadap penanganan bencana di NTT. Seluruh unsur terkait akan bekerja secara optimal untuk memastikan bantuan dapat diberangkatkan dengan aman, tepat waktu, dan segera diterima masyarakat yang terdampak,” ujar Danlanud.
Pengerahan dua pesawat angkut sekaligus pembukaan posko bantuan menjadi bagian dari komitmen TNI AU dalam mendukung operasi kemanusiaan dan mempercepat penanganan dampak gempa bumi di NTT.
Melalui dukungan transportasi udara serta koordinasi yang terintegrasi, TNI AU terus berupaya membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan pascabencana.






