BOYOLALI – Sebanyak 798 Prajurit Siswa (Prasis) Sekolah Pertama Bintara Prajurit Karier (Semaba PK) Pria TNI Angkatan Udara Angkatan ke-58 mengikuti Latihan Berganda (Latganda) di wilayah Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Latihan yang berlangsung selama enam hari, 12–17 Oktober 2026, tersebut menjadi tahapan penting untuk menguji sekaligus memantapkan kemampuan, keterampilan, kedisiplinan, dan ketahanan mental para prajurit siswa setelah menjalani pendidikan di Skadron Pendidikan (Skadik) 402 Wing Pendidikan 400/Matukjur.
Pembukaan latihan ditandai dengan upacara di Lapangan Ksatrya Skadik 402 Wingdik 400/Matukjur, Senin (12/10/2026). Komandan Wingdik 400/Matukjur, Kolonel Pas Heru Widodo, bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Komandan Skadik 402, Letkol Pas Dwi Argian, bertindak sebagai komandan upacara.
Dalam amanatnya, Kolonel Pas Heru Widodo menegaskan bahwa Latganda merupakan bagian penting dari pendidikan militer dasar untuk mengaplikasikan berbagai materi yang telah diterima selama proses pendidikan.
Melalui latihan tersebut, para prajurit siswa diharapkan mampu menunjukkan kesiapan dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan di medan latihan yang dirancang mendekati kondisi sebenarnya.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan penuh semangat, disiplin, tanggung jawab, dan pantang menyerah.
Menurutnya, latihan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga membentuk mental, kekompakan, serta sikap kejuangan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AU.
Keselamatan Jadi Prioritas Latihan
Selain memberikan arahan kepada para prajurit siswa, Danwingdik 400/Matukjur juga menekankan pentingnya profesionalisme para pelatih dan personel pendukung.
Koordinasi, evaluasi harian, serta penerapan prosedur keamanan dan keselamatan harus menjadi perhatian selama seluruh rangkaian latihan berlangsung.
Langkah tersebut diperlukan agar sasaran pendidikan dapat tercapai dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Latganda menjadi kesempatan bagi para prajurit siswa untuk mengintegrasikan berbagai materi pendidikan sekaligus menguji kesiapan mereka menghadapi tantangan selama pelaksanaan latihan lapangan.
Melalui proses tersebut, aspek kedisiplinan, ketahanan mental, kerja sama tim, dan jiwa korsa diharapkan semakin terbentuk.
Libatkan Unsur Kewilayahan
Upacara pembukaan Latganda turut dihadiri Komandan Skadik 403, Komandan Skadik 404, sejumlah pejabat Wingdik 400/Matukjur, Danramil dan Kapolsek di wilayah latihan, serta para kepala desa setempat.
Kehadiran unsur kewilayahan tersebut turut menandai keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pendidikan militer di wilayah Kabupaten Boyolali.
Latihan dijadwalkan berlangsung hingga 17 Oktober 2026. Seluruh prajurit siswa diharapkan dapat menyelesaikan rangkaian kegiatan dengan baik dan mencapai sasaran latihan yang telah ditetapkan.
Melalui Latganda ini, Wingdik 400/Matukjur berupaya memantapkan kesiapan para siswa Semaba PK TNI AU Angkatan ke-58 sebagai bekal untuk melanjutkan tahapan pendidikan berikutnya dan mempersiapkan diri menjadi prajurit TNI Angkatan Udara yang tangguh, disiplin, serta profesional.
Sumber: Pen Wingdik 400/Matukjur






