Prajurit Karaton Surakarta dan Keris Kyai Kartasura Meriahkan Puncak Ambal Warsa ke-346

SUKOHARJO – Kirab Budaya menjadi puncak kemeriahan sekaligus penutup rangkaian peringatan Ambal Warsa ke-346 Kartasura, Minggu (11/10/2026). Diiringi Prajurit Karaton Surakarta dan prosesi pengarakkan Keris Kyai Kartasura, kegiatan ini menyedot perhatian masyarakat yang memadati sepanjang jalur kirab.

Kirab dimulai dari kawasan Car Free Day (CFD) Kartasura menuju Petilasan Karaton Kartasura. Kehadiran Prajurit Karaton Surakarta yang berjalan tertib dalam balutan atribut kebesaran menambah nuansa historis dan khidmat dalam perayaan tersebut. Sementara itu, Keris Kyai Kartasura menjadi salah satu perhatian utama sebagai pusaka yang merepresentasikan jejak sejarah dan identitas budaya Kartasura.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya masyarakat yang berkumpul di sepanjang rute untuk menyaksikan prosesi budaya tersebut. Berbagai kelompok seni turut memeriahkan kirab, mulai dari barisan drum band, Reog Ponorogo, tari tradisional, hingga beragam pertunjukan seni lainnya yang menggambarkan kekayaan budaya lokal dan Nusantara.

Kirab Budaya ini dihadiri Eko Sapto Purnomo, S.E., Penjabat Bupati Sukoharjo, bersama tokoh masyarakat, tokoh budaya, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.

Keistimewaan perayaan tahun ini juga terlihat dari partisipasi mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta yang berasal dari sembilan negara. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri sekaligus memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa.

Dalam sambutannya, Eko Sapto Purnomo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rangkaian Ambal Warsa Kartasura. Menurutnya, kegiatan budaya tidak hanya berperan dalam menjaga warisan sejarah dan tradisi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menilai, kegiatan yang melibatkan masyarakat dan berbagai pelaku usaha tersebut dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan serta mengembangkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kartasura dan sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ambal Warsa Kartasura, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan selama penyelenggaraan kegiatan.

Ia bersyukur rangkaian peringatan yang berlangsung selama sebelas hari tersebut dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan dalam suasana kebersamaan. Ia juga berharap semangat persatuan, gotong royong, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya dapat terus dijaga setelah perayaan berakhir.

Kirab Budaya menandai berakhirnya rangkaian Ambal Warsa ke-346 Kartasura. Lebih dari sekadar perayaan tahunan, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap nilai sejarah, identitas budaya, dan potensi daerah.

Melalui pelestarian tradisi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, Kartasura diharapkan terus berkembang sebagai kawasan yang mampu merawat warisan masa lalu sekaligus membangun kehidupan sosial dan ekonomi yang lebih baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan